Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2010

tour with mr. sujanto ( satu )

" bersyukur adalah menikmati " B. sujanto - karawang. perjalanan bersama adalah sarana mengenal orang lain dan mengenal diri sendiri. begitulah ungkapan seorang teman backpakers dari dublin ,irlandia. foto foto yang akan saya tampilkan akan bercerita tentang perjalanan . dimulai tgl 15 september 2010 di rumah pak ikhsan. kwayangan - kedungwuni , kab. pekalongan. di alas roban, menunggu sajian kelapa muda. di rumah sahabat saya, mas yudi . group pecel -semarang. menikmati wedang jahe jam 3 pagi. di daerah mangkunegaran - solo.. di tempat mas kamto, kali jambe - sragen. di Sangiran, situs manusia purba kec. kalijambe- sragen , jawa tengah. di rumah mbah marmo, dekat keraton solo. memberi terapi untuk ibu eva. sahabat mbah marmo. dari austria, yang sudah tinggal di jawa lebih dari 20 tahun. minum es dawet di pasar gede -solo tanggal 20 sept.di jogja . sarapan bersama mas bram. di daerah gejayan. salam, edy pekalongan

pohon mangga

saya memperhatikan sebuah pohon mangga daun daun yang tua berguguran lalu dikemudian hari muncul daun baru suatu ketika muncul bunga mangga lalu bunga itu lenyap dan berubah berubah menjadi bakal buah lalu menjadi buah mangga yang hijau berubah lagi menjadi buah mangga yang matang lalu kadang buah mangga itu di petik dan lenyap dari pohon berpindah ke tangan manusia. dari kejadian ini aku belajar bahwa hidup selalu mengalami perubahan. tidak ada yang tetap dalam kehidupan dunia perubahan selalu terjadi dan tidak bisa di hindari kehidupanku yang berbunga sudah saatnya kini berubah bentuk menjadi bakal buah. dan jika kulanjutkan akan segera berbuah. buah kehidupan adalah kenikmatan dalam hidup dari hal materi sampai ruhani yang tercukupi dengan baik. tidak jarang buah kehidupan itu malah akan di persembahkan untuk orang lain. seperti pohon mangga yang berbuah tidak untuk dirinya sendiri tapi untuk mahluk lain. itulah makna berproses menuju bentuk nyata perbuatan baik

malam songolikur

Menerima dengan lapang dada apa yang telah terjadi membuat ringan perjalanan hidupku memaafkan orang lain membuat luka batinku sembuh banyak memberi perhatian dan kasih sayang membuatku merasa bahagia dan menemukan makna hidup karena hatiku seluas samudra kuat, tenang, damai semoga kekuatan, ketenangan dan kedamaian ini mengalir pula kedalam dirimu menembus ruang dan waktu masuk dan bersemayam didadamu saat ini. terima kasih. salam, edy pekalongan