Minggu, 19 Mei 2013

cerita generasi warung




pemandangan setiap hari selama 10 bulan dalam 1 tahun. di bulan april - mei ini, hampir 24 jam di depan rumah ( yg merangkap kios batik ) kalo hari jumat - senin , bisa silih berganti mencapai 50 bus pariwisata mampir dlm 24 jam. atau sekitar 50 bus x 50 orang penumpang = 2.500 pengunjung dari seluruh pelosok jawa , bahkan palembang, banjarmasin. hadir di lokasi.


artinya aku kalo pengen meditasi, mau tidak mau. terpaksa di kamar , dengan suara pedagang transaksi tawar menawar barang , karena di depan pasar , bertahun tahun. tiap hari lihat bus , dan dengar deru mesin. tiap hari menyentuh kain batik , berkomunikasi dengan pembeli setiap hari. makanya kalo selesai jatah tugas jualan. aku memilih diam.

dari para pembeli , aku belajar menyelami karakter manusia dari yang sederhana di dusun sampai yg dari kota, bahkan yg tidak bisa berbahasa indonesia. paling pusing kalo melayani 3 pembeli masuk berbarengan , satu pembeli dari jakarta yang terus bilang " tana bang " lebih murah . satu pembeli kakek dari situbondo yg hanya bisa bahasa madura. satu lagi pembeli dari cianjur, nenek yang hanya bisa bahasa sunda dan dia pakai bahasa sunda yg halus. mana aku paham ???

untung nya , ada bahasa indonesia. nggak bisa di bayangkan jika tidak ada bahasa indonesia , kayak apa ruwet nya. yang satu bilang " go cap " . yang satu " genep puluh " . yang satu " wolung dhoso gangsal ewu " . yang satu " do poloh "

aku tahu pembeli suku osing banyuwangi dari bahasanya. aku tahu pembeli dari banjarmasin dari bahasanya . betul kata orang dulu " bahasa menunjukkan bangsa ".

ditempatku tidak ada istilah harga bandrol, satu barang di tawar sampe jadi . kalo beli 4 barang , anda harus menawar 4x. sampai sepakat. metodenya masih asli budaya kita. bayangkan kalo ada pembeli 50 orang artinya . anda harus tawar menawar dengan 50 orang plus setiap barang yang dibeli mereka , belum lagi yang tidak sepakat dan gagal beli. harga barang dari 5 ribu , 10ribu , 25 ribu , 50 ribu , 115 ribu . dan 160 ribu yg termahal. dan setiap barang tidak ada tulisan harganya. dan barang yang selesai sepakat transaksi di bungkus langsung diberikan , tanpa nota . hanya akad jual beli mulut ke mulut . kecuali belanja banyak , baru kita buatkan nota.

dan aku harus hapal harga jual barang yg paling rendah tanpa ada tulisan harganya. karena setiap barang bisa berharga berbeda beda setiap pembelinya , tergantung kesepakatan . kadang selisih 5 ribu , kadang selisih 2 ribu , kadang selisih 2500 rupiah.

seperti berjumpa sodara sodara dari berbagai kampung di pelosok jawa. mereka setiap hari masuk ke kios. anda boleh percaya atau tidak. setiap tahun itu anggota FPI dari jakarta , jamaah nya pasti belanja di kiosku. mereka itu aslinya sisi manusiawinya baik lho.

pernah ada anak kecil rambut gimbal . ibunya beli baju utk anak kecil itu di kiosku . aku tanya : saking dieng nggih ? . lalu dia jawab " nggih ". tentu saja karena untuk bocah gimbal yang menurut kepercayaan orang dieng itu istimewa, harganya aku korting murah.

untuk anak anak pondok , yg duitnya pas pas-an . aku selalu memberi harga lebih murah. kadang ada yg pernah bilang " aku cuma punya duit segini. kurang 10ribu. aku pengen beli sarung ini. apa boleh ? " . aku tanya dari pesantren mana ? . lalu aku berikan harga sesuai uang yang dia punya. transaksi di tutup dengan kalimah . " sah. matur nuwun ".

kalo dipikir pikir , metode kampungan ini lebih manusiawi. karena setiap pembeli di dengar pendapatnya. dan harga adalah kesepakatan bersama walao hanya harga barang senilai 20ribu rupiah untuk satu daster lengan pendek. inilah yang dimaksud dengan prinsip mufakat .

jaman edan " pasar ilang kumandange " alias mall, sepi dari tawar menawar antara penjual dan pembeli. yang ada cuma , anda suka barang, silahkan bayar di kasir . komunikasi penjual dan pembeli tidak ada sama sekali.

tapi di kampungku , pasar batik masih terdengar ramai . dan rata rata pembeli di kiosku adalah pembeli tahun sebelumnya, bahkan mereka ada yang fanatik cuma mau beli di kiosku. padahal kios kami tidak ada namanya. karena di desak oleh para pembeli maka kita membuat nama kios batik , tapi nama kiosnya kita letakkan agak tersembunyi dalam tembok pojok kios, jadi dari luar tetap saja tidak ada namanya. orang orang yang membaca tertawa . karena namanya bukan kios / toko batik tapi
WARUNG BATIK ....

warung adalah nama kedai kecil khas jawa. artinya tempat berjualan yang sederhana untuk kalangan sederhana. WARUNG TEGAL , WARUNG HIK . kalo warung hik sekarang dikenal dengan nama angkringan. khas solo & jogja.

ting .. ting.. hik.
mampir ngombe wedhang ..

salam,

edy pekalongan
* generasi kelas warung yg suka pakai sarung

Kamis, 16 Mei 2013

Mei , ingat Reformasi 98


 mengingat mei mengingatkan saya pada reformasi 1998 . saya ingin menuliskan pesan yang masih up to date bagi jaman sekarang dari salah satu orang tercerahkan abad 20 . dia berbicara to the point tentang hakikat pemberontakan dalam hidup . dari pesan ini kita akan tahu bahwa semua struktur masyarakat pasti menciptakan majikan dan budak. selamat membaca .



tidak ada suatu masyarakat yg menginginkan anda menjadi bijaksana, hal tersebut bertentangan dengan maksud tujuan pembentukan semua jenis kelompok / struktur masyarakat, jika orang menjadi bijaksana maka mereka tidak bisa lagi diperbudak. jika mereka menjadi cerdas maka mereka tidak bisa lagi ditundukkan pola pikirnya, mereka tidak bisa dipaksa untuk menjalani hidup secara teratur sesuai perintah, hidup seperti robot. mereka akan menunjukkan kepribadian mereka sendiri, mereka akan menunjukkan karakter  unik yg dimilikinya, mereka akan memiliki  karakter khas pemberontakan di sekitar mereka. mereka akan mendambakan untuk hidup dalam alam yang bebas merdeka.

bebas merdeka  hadir beserta dengan kebijaksanaan, pada intinya dua hal tersebut tidak bisa di pisahkan. dan tidak ada struktur masyarakat manapun yang mengijinkan seseorang untuk menjadi bebas merdeka. entah itu masyarakat komunis , masyarakat kapitalist, pengikut  hindu  , pengikut muhammad , pengikut kristus . tidak ada struktur masyarakat yang senang jika seseorang menggunakan kecerdasan yang dimilikinya, ketika seseorang mulai menggunakan kecerdasannya maka mereka menjadi berbahaya. berbahaya bagi kestabilan struktur masyarakat, berbahaya bagi manusia yang sedang berkuasa,  berbahaya bagi yang kaya raya, berbahaya untuk semua jenis praktik penindasan , perbudakan , penekanan ekpresi  di masyarakat. berbahaya bagi gereja gereja , berbahaya bagi negara  negara, berbahaya bagi bangsa bangsa.

dalam kehidupan nyata , seseorang yang bijaksana adalah seperti api yang hidup , menyala. tapi dia yang bijaksana tidak akan mau menggadaikan kebebasan hidupnya,  dia tidak bisa pura pura melayani mereka yang melanggengkan struktur masyarakat yang memperbudak manusia. dia lebih baik memilih mati dari pada menjadi seorang budak .

OSHO.
( ini hasil terjemahan bebas saya  dari salah satu kutipan ceramah osho dalam bahasa inggris tentang pemberontakan )

semoga ada manfaatnya .

salam,
edy pekalongan

Senin, 13 Mei 2013

Jangan memberi ilmu kepada kerbau



setiap hari dengan telaten para penyebar doktrin pengetahuan spiritual yg beracun menulis di berbagai media internet . Setiap hari para pencari wawasan spiritual di depan layar browsing.

Jadi tidak ada alasan berhenti menulis kan pengalaman pribadiku.

Ciri pengetahuan spiritual yang beracun jika dimakan oleh manusia efeknya bisa terlihat antara lain :

1. Semakin fanatik pada ritual / upacara tanpa mengetahui sebab / alasan dan makna upacara / ritual tsb. Pengikut buta.

2. Muncul kebencian , dendam di dlm diri dari mengikuti doktrin yg diajarkan. Contoh : tdk pernah berjumpa / ngobrol / menjalin hubungan dgn orang eskimo tapi membenci orang eskimo dgn konspirasinya. Ini kan aneh.

3. Ego palsu / identitas palsunya membesar dan dianggap sbg jatidirinya padahal cuma permainan pikiran . Contoh : saya dokter, saya jawa, saya kristen, saya orang kaya, saya warga prancis. Saya atheis, saya partai xyz.

Padahal yg benar, saya manusia. Dia manusia. Sesama manusia yg hidup bernapas.

4. Batinnya gelisah, tidak puas, takut , tidak merasakan kebahagiaan. Semakin kejam.

5. Doktrin beracun ciri utamanya ancaman , kontrol perilaku scr ketat , sehingga pengikutnya melakukan ajaran krn takut hukuman dan ingin imbalan kesenangan.

Masih byk yg lain. Intinya anda di didik menjadi budak organisasi / budak pemimpin anda.

Ciri pengetahuan spiritual yg asli . Membebaskan dari ketakutan, mengajarkan fakta hukum alam , semua ajaran fleksibel untuk disesuaikan masing2 orang. Tidak ada ancaman & janji palsu masa depan.

Ciri yg paling utama Semua kebencian & dendam warisan keluarga, suku, agama, bangsa , aliran pemikiran yg ditanamkan lwt doktrin kpd anda. Semua pelan2 lenyap berganti kelapangan dada & kedamaian.

Anda tidak dididik jadi pengikut. Tapi menjadi orang yg tercerahkan.

Kalo anda puas menjadi budak / pengikut dan agen pencari pengikut . Itu urusan anda sendiri.

Pendapatku hanya jiwa2 tua yg tertarik belajar mencapai kesadaran / pencerahan.

Karena tidak ada perlunya mengajari jiwa binatang yg baru naik kelas bertubuh manusia.
Sia sia saja.

Kebiasaan hidup makan rumput, bikin sarang, kawin beranak pinak . Itu kelinci.

Kebiasaan cari mangsa rame2, sadis kejam , bertarung & hidup dgn satu spesies bertaring mlm hari. Itu hiena / srigala hutan.

Mana ada kebo, kelinci, srigala, hiena yg tertarik meditasi. Beri saja makanan , teman kawin. Jangan buang waktu memberi ilmu / buku. Sia sia... hehe...

Manusia yg kesadarannya msh bayi jangan diberi ilmu. Beri kasih sayang & susu.

Jangan memaksakan pencerahan massal di indonesia , belum saatnya. Kalo nekat, nyawa kita bisa terancam.

Santai saja... yg tidur smbil berjalan , berkelahi, mau masuk jurang. Biarkan saja...

Aku bergembira untuk diriku sendiri.

Love - peace - harmony.

salam,
edy pekalongan

ilusi kesejahteraan




Memangnya kalo masyarakat satu kota sdh sejahtera. Persoalan berhenti ?

Lihatlah... yg korupsi itu rata2 orang yg sdh sejahtera / makmur hidupnya. Yg menyimpangkan hukum keadilan juga rata2 orang sejahtera dan terdidik

Masalah tdk akan pernah selesai dgn hidup sejahtera. Jadi omong kosong para politikus & pengamat yg tdk melihat fakta kehidupan.

Apa siap jajan di restoran tdk ada pelayannya ? Lha sdh sejahtera.

Apa siap tdk ada OB dikantor, tdk ada sopir, tdk ada pembantu dirumah ? Tidak ada ajudan ? Karena semua sdh sejahtera.

Tidak ada orang mau jadi kuli bangunan. Tukang sapu di jalan. Tukang parkir pensiun. Lha semua sudah sejahtera .. .

Mikir... mikir.... omong kosong kesejahteraan.


salam,
edy pekalongan

suluk tambangraras



Nonton arsip di youtube. Salihara , dgn tema : erotisme dlm centini oleh ibu elisabert D. inandiak.

Jadi ingat koleksi 3 novel centini karya beliau. Tafsir suluk tambang raras abad 21.
Kalo versi jawanya suluk tambang raras aku sudah baca . Terakhir kali tahun 2006.

Isinya ensikopedia jawa. Perjalanan keliling jawa. Versi elisabeth. Lebih indah. Mungkin krn bahasanya lbh modern. Kalo catatan ttg cuplikan terjemahan centini pertamakali kubaca di majalah BASIS tahun 2002 ( arsipnya msh ada) . Elisabeth melihat alur pikiran Victor Hugo hidup di jawa.

Liputan di tv ttg elisabeth dulu kutonton di metro tv di acara budaya. Tahun 2002. Berkisah elisabeth dolan ke gunung merapi ke petilasan watu gajah & ringin putih di cangkringan. Elisabeth juga berdialog dgn mbah marijan.
Pertemuan elisabeth dgn mbah marijan karena kemiripan buku karyanya yg ditulis di prancis ttg cerita anak berkisah ttg gajah dan pohon . Sangat mirip dgn legenda ringin putih & watu gajah di merapi.

Sungguh aneh . Roh Pujangga jawa kuno perlu memanggil bantuan sastrawan perancis wanita utk menyelamatkan karya sastra jawa .

Bagiku ibu elisabeth diakui atau tidak telah berjasa besar dlm mengungkap misteri suluk tambang raras atau dikenal dgn sebutan centini.

Centini itu berkisah nakalnya anak muda jawa yg suka mengembara. Liar sekali dlm petualangan seksual tapi tetap sholat & meditasi. Pertama kali baca kaget. Sekarang tidak.

Membaca centini membuatku mengerti peradaban saat ini secara budaya bagi generasi muda sangat monoton . Bahkan mundur.

Belajar centini dan osho akan menemukan alur ajaran tantrayana hindu budha yg lenyap di jawa.

Jadi sadar, selama ini aku seperti mengumpulkan kembali wawasan hindu budha yg hilang dari jawa sejak era kesultanan islam.





Benang merahnya ketemu. Gambaran utuhnya mulai terlihat.

Budaya jawa tidak lepas dari pesta yg spiritual yaitu slametan.

Tatacara mabuk dlm centini juga ada. 10 gelas tuak mewakili 10 syair yg bermakna.

Misal gelas ke 4 diminum maka musik ditabuh dgn syair : catur wanara rukem artinya jika orang minum gelas ke 4 maka kelakuannya mirip kera berebut makanan, mengoceh ribut, lupa diri, saling mengejek.

*cukup dulu nanti sifat penyairnya kumat.

salam,
edy pekalongan

misi hidup berkarya



Baca terjemah serat centini . Isinya penuh dgn legenda tanah jawa. Ada kisah menangkap petir yg diikat dipohon jarak oleh ki ageng selo.

Inspirasi menangkap petir juga dilakukan ilmuan barat abad 18 utk menemukan listrik sbg pemicu energi.

Di film van helsing . Prince drakula , dia menangkap petir dgn antena lalu menggunakan manusia serigala sbg trafo utk menghidupkan telur2 bayi drakula.

Yg paling fenomenal ilmuan nikolai tesla , abad 20 .dia menemukan mesin pembangkit listrik dgn air dan wireless. Listrik dialirkan tanpa kabel.

Jika sarjana2 mesin kita mampu menjiplak karya nikolai tesla dan menerapkannya di sini. Ini bisa jadi sesuatu yg luar biasa. Nggak perlu mikir , menjiplak saja sdh cukup.

Karena aku suka ilmu pengembangan potensi diri manusia. Maka beberapa metode katarsis abad 20 temuan osho . Aku pelajari, kulatih, kusesuaikan, kuaplikasikan,
Metodenya jadi, dan efektif. Bisa kuajarkan kpd siapa saja yg minat dan sifatnya alamiah. Ini masuk ilmu kesehatan jiwa.

Terapi lukisnya prof. Luh suryani aku modifikasi menjadi terapi menggambar yg sederhana. Ini tehnik katarsis ( penyaluran tekanan emosi ) .

Metode meditasi relaksasi ku adakah hasil percampuran metode visualisasi, gerak, teriak, afirmasi dan emotional healing. Ini katarsis juga.

Metode senam yoga / asana yg kulatih hampir 5 tahun ini adalah metode olahraga bagi orang malas agar tetap lentur dan bugar. Sederhana . Ada kombinasi senam makko ho dari jepang utk kaki. Belum kubukukan , tapi ini mudah hanya peregangan dan postur duduk, berbaring , berdiri.

Bagi kawan2 ku yg belum paham , seringkali menganggapku byk buang waktu melakukan hal hal aneh. Padahal aku sdg ekperimen dan hasilnya selalu kucatat . Siapa tahu dimasa depan bisa dipakai para pengajar disekolah.

Kalo mau egois , cari uang saja, nggak usah buang waktu berkarya, apalagi tdk dapat subsidi. Bukan pns, bukan departemen pendidikan. ngapain ?

Aku berkarya tdk menunggu ratu adil. Indonesia dipimpin ratu maling pun . Aku akan ttp berkarya.

Aku jadi ingat pernah bikin senam angsa. Tarian sederhana mengolah hawa murni. Utk relaksasi. Pernah kucatat. Nanti kucari arsipnya.


* baru membalas email dr kalimantan selatan yg meminta panduan terapi menggambar. Tentu saja gratis.

salam,
edy pekalongan

perang wacana



Sekarang era perang pengetahuan. Karena yg dijajah pikiran manusianya. Ketika Pola pikirnya sdh dikuasai , dikerangkeng. Tindakannya bisa dikendalikan. Bisa ratusan juta manusia jadi budak tanpa merasa dia sdh dijajah.

Contoh kecil. Pola pikir harus punya blackberry. Kenapa tidak smartphone ?

Kenapa hrs pengembangan mobil listrik. Kenapa tidak mobil bahan bakar air ?

Kenapa kantor2 di daerah pegunungan yg sejuk harus pakai ac ? Kan sdh sejuk dingin.

Kenapa milih uang kertas. Padahal seribu tahun peradaban jawa pakai uang emas, perak.

Kenapa satu dollar kertas nilainya lbh tinggi dari seribu rupiah kertas. Padahal sama2 kertas.


Kenapa barang tambang & komoditi negara kita yg penting dijual dgn bayaran kertas dollar. Harusnya minta dibayar dlm bentuk uang emas.

Pola pikir terbolak balik. Hasil penjajahan.

Kalo cerdas , rupiah kembali dlm bentuk emas & perak bukan kertas. Kita punya cukup tambang emas & perak di nusantara.

Lbh cerdas jaman kerajaan. Jual beras , kain batik, kuda, kayu jati satu kapal . Pulang bawa emas satu karung. Bayangkan ratusan tahun berdagang. Berapa jumlah emas milik kerajaan ?

*habis ngaji ttg wejangan pujangga jawa raden ngabehi ronggowarsitho.

salam,
edy pekalongan

gelar Gajah Mada



Baru baca ada yg Nulis di forum kompas. Gajah mada disebut nama aslinya gaj ahmada. Dan agamanya islam. Di majapahit.

Di catatanku nama kerajaannya itu bukan majapahit tapi mojopait.

dan yang teliti pasti menyebutnya keraton mojopait . keraton artinya ke - Ratu -an .
kalo menulisnya masih kerajaan majapahit , itu tanda penulisnya tidak paham ttg jawa dan sistem filosofi pemerintahan jawa kuno.


Gelar ahli strategi disebut " gajah " .

Gelar ahli pengairan , pertanian diberi gelar " kebo"

Bagi saya GAJAH MADA itu pangkat gelar bukan nama orang.

KEBO ANABRANG , MAHESA JENAR, RONGGOWARSITHO. HAMENGKUBUWONO, Mangkubumi. Itu semua gelar. Individu yg pakai gelar nama aslinya kita tdk tahu.

MENHANKAM, MENPORA. Jendral , kolonel. Itu gelar jabatan bukan nama orang.

Contoh lain.
Ronggowarsitho artinya panglima perang wacana / pengetahuan.

Yang menyebarkan gosip bahwa gajahmada agamanya islam. Pasti hati pikirannya berat " islam arab" nya daripada " jowo" nya.

Wani nyimpangke sejarah leluhur . Ora slamet uripe

salam,
edy pekalongan

raden ngabdul darwis



Baru tahu kalo eyang ahmad dahlan itu diberi gelar oleh sinuwun hamengkubuwono 7 sebagai Raden Ngabdul darwis.

Gelar " ngabdul " artinya dituwakan. Sama dengan " ngabehi " dan " sri "

Ki ageng suryomentaram dulu pernah ngaji kepada eyang ahmad dahlan.

Eyang ahmad dahlan itu pendiri muhammadiyah. Lebih dikenal sbg kiyai ahmad dahlan.

salam,
edy pekalongan

arsip kuno

Buka catatan lawas . Serat Cipto Waskitho karya Susuhunan Pakubuwono IV.

Yg diterjemahkan oleh ki hudoyo doyodipuro.

Jaman modern , masih nyimpan catatan begitu ?

Maklum hobi. File duplikat Kumpulan foto relief candi borobudur hasil kerja arkeolog belanda sebelum tahun 1930 . Aku juga punya.

Suatu saat wawasan begini diperlukan. Kalo tdk ada yg mempelajari nanti bisa lenyap.

Sibuk berdagang terus , giliran borobudur diakui karya bangsa lain. Bisanya cuma marah. Ini teguran dari leluhur. Hehe.....

Santai saja. Masih banyak orang jawa yg bisa menjelaskan
Kalo borobudur bukan buatan harry potter atau jin alladin.

Orang india saja tidak berani ngaku2 yg membuat borobudur dgn bantuan dewa dewinya.

Indonesia... oh indonesia...
Sing penting rukun.


salam,
edy pekalongan