Senin, 31 Maret 2014

puisi : Adipati maen judi




sebuah puisi special untuk indonesia raya :

# Adipati main Judi

disebuah pesta kulihat
lelaki kurus berwibawa
gelarnya Adipati Wirawiri Wangi
karena suka jalan keluyuran atau wirawiri
dan meninggalkan jejak aroma wangi
di banyak pasar beredar cerita katanya
keringatnya berbau wangi
kentutnya pun seperti minyak wangi

ramah ia menyapa pengunjung pesta
botol bir ukuran besar ditangannya masih isi separo
hingga acara judi kartu akan dimulai
berhadiah sebotol wine langka
tiba tiba serakah muncul di dadanya, ia bersilat kata
" aku bosan dengan jatah bir, aku mau wine. akan kuletakkan bir ini "

duduklah ia dimeja bersama pemain judi kartu lain
 

tapi botol bir tetap belum dilepasnya
untuk berjaga jika wine tak didapat
ada sisa bir masih bisa dihabiskan

panggung musik bercorak warna merah putih
seorang gadis muda
dengan rok mini menyanyi
tertangkap di telingaku sebait lirik :
" tutupen oplosanmu, emanen nyawamu "

permainan judi terus berjalan.

1 april 2014
karya : edy pekalongan

Kamis, 20 Maret 2014

# toleransi secukupnya

# toleransi tikus dan setan

semalam tikus yg biasa mampir mennggerogoti busa kursi tua. maka jam 4 pagi. saya ambil pisang rebus sisa semalam. masih utuh. lalu saya lemparkan ke dekat pintu , sambil bilang :

" ini untukmu, " . tikus juga tahu toleransi, nyatanya buku2 saya tidak pernah di makan. bahkan setelah sering sisa makanan di letakkan di dekat jalur tikus belakang rumah sejak tahun lalu, makanan di atas meja tidak berani disentuhnya. ataupun cabe / tomat di dekat lantai. tidak di makannya. dan sarang tikus di lorong sempit dekat rumah, tidak boleh di ganggu. maka tikus tidak akan beringas. itu juga jalur angin dan jalur setan lewat. maka tidak boleh di tutup rapat dgn tembok.

itu cara kita toleransi kepada tetangga tikus dan setan yang biasa lewat rumah kita.


salam,
edy pekalongan

Metode Salim & ngalap berkah




amit amit ngaliman salam
# metode salim & ngalap berkah

di jawa, anak anak yg bandel sejak kecil. sering dibawa silaturahmi orang tuanya ke sesepuh spiritual. dan orang tuanya bisanya menyuruh anak bandel itu utk salim yaitu memegang tangan sesepuh dan meletakkannya di pipi atau di kening / menciumnya.

lalu orang tuanya berkata , " tolong diberkahi ya mbah, biar jd anak pinter."

kadang di bawa ke mesjid keramat, dimandikan disana. sambil orangtuanya berkata , " minta berkahnya dari sesepuh pendiri mesjid keramat ini ( biasanya legendanya orang sakti/ alim ) , biar sembuh bandelnya "

bahkan kalo anda berkunjung ke teman yg masih pegang adat jawa dan mereka tahu anda berlatih spiritual , pasti anak anak kecil di keluarga itu disuruh salim , atau mencium tangan anda / hormat. dan anda dimintai doa / berkahnya. walopun anda bukan tokoh agama, bukan dukun. karena mereka biasaya percaya , orang yg berlatih spiritual bisa memancarkan daya2 kekuatan yg baik. bisa merubah anak nakal jadi baik.

jika anda seorang pemimpin entah itu Lurah atau Bupati yg dianggap kharismatik , pasti ketika kunjungan akan sering dimintai berkahnya oleh orang jawa. ada yg minta utk nama anaknya. dan lain lain.

efek samping bagi jiwa pemimpin tersebut , dia merasa dijadikan sang pengayom bagi rakyatnya. jadi mana mungkin dia akan bersikap terlalu kejam dengan rakyat yang sungkem hormat dan percaya dia membawa " berkah ".




seorang bos penjahat pun yg mencalonkan jadi wakil rakyat saat kampanye mampir di sebuah desa akan jadi sayang sama anak2 yang sungkem hormat kepadanya, memberinya bunga saat masuk gedung. kondisi batinnya yang kejam bisa akan goyah sebentar.

maka saya paham anak2 dijauhkan dari kampanye. bisa merusak jiwa kepemimpinan yg kejam. dan pemimpin akan lupa bahwa negara ini titipan untuk anak cucu. bukan utk aji mumpung dirinya sendiri.

orang2 dewasa bukan dari tradisi jawa dan anaknya tidak pernah salim , akan tahu rasanya pertama kali jika tangannya di pegang anak2 jawa yang salim , meletakkan tangannya di pipinya / keningnya. apalagi orangtuanya sambil berkata " minta berkahnya, biar jadi anak pintar "

saya amati saat pemain sepak bola dunia , di pertandingan international antar negara masuk stadion di gandengan anak2 kecil.

atau saat ada liputan kunjungan politisi / tokoh dunia / artist dunia ke sebuah desa terpencil di afrika. di sambut seorang anak yg memberinya bunga di gerbang desa.

metode ngalap berkah dari adat jawa ini, pasti di tolak oleh ahli pendidikan modern, departemen pendidikan , juga departemen agama. karena bisa di cap tidak masuk akal atau musyrik. tapi ini sudah diterapkan ratusan tahun.

ada hasilnya atau tidak, kita tidak tahu. terima kasih.

salam,
edy pekalongan

Selasa, 18 Maret 2014

Sabtu, 08 Maret 2014

Tangga Belajar







amit amit ngaliman salam
# tangga belajar

saya membagi tahapan tangga belajar mencari ilmu secara sederhana, sebagai berikut :

1. mencari ilmu
karena mencari , harus jelas yang akan di cari, dimana keberadaannya, siapa yang memiliki ilmu tersebut. ibarat mau kursus memasak, harus tahu dengan jelas mau kursus jenis masakan apa, dimana tempatnya , siapa guru masaknya. kalo mencari kadang ketemu , kadang tidak.

2. menuntut ilmu
karena menuntut itu artinya memaksakan diri agar memperoleh hak . menuntut ilmu sama dengan menuntut gaji, menuntut cerai , menuntut keadilan. prosesnya meminta dengan upaya karena tidak di berikan sesuai jatah dan rasa keadilan. karena menuntutmaka harus terus dikejar sampai dapat yg di tuntut. tapi hasil akhirnya bisa tercapai atau gagal.

3. menimba ilmu
menimba ilmu seperti menimba air di sumur, sumber ilmunya sudah ada. tinggal melakukan proses pengambilan sesuai ukuran kapasitas masing masing. bisa satu hari satu ember atau seminggu sekali satu ember.

jika di pancuran dekat mata air , maka hanya menampung air sesuai wadah yang di bawa. ini adalah proses belajar yang alami. seperti sekolah. setiap hari menimba ilmu. atau membaca buku dll. tapi belum selesai. hasilnya sudah jelas, sesuai kerja kerasnya.

4. menguasai ilmu setelah berusaha
artinya sudah mendapatkan ilmu yang di cari setelah proses belajar maupun pencarian. dari sini , orang belajar bahwa butuh waktu dan latihan juga pengalaman untuk menguasai tinggal di pakai jika di butuhkan. ini periode menikmati buah dari perjuangan latihan dan belajar.

5. mendapat hadiah ilmu tanpa berusaha
artinya seseorang memperoleh ilmu tanpa meminta , tanpa usaha keras , prosesnya mudah karena itu berupa hadiah dari seseorang kepada dirinya. sulitnya proses memperoleh ilmu tersebut tidak perlu dilalui, tinggal menikmati. ini disebut anugrah pemberian.

proses dari no 1 sd no 5 adalah naik tangga. gerakannya ke atas.

tahap berikutnya adalah mengembangkan ilmu dan menggunakannya.

6. mengembangkan ilmu
artinya seseorang melakukan rangkaian proses uji coba dan penelitian untuk mengembangkan sebuah ilmu / ketrampilan sehingga mencapai sebuah penemuan ilmu / ketrampilan baru yang lebih baik. bisa melalui penggabungan 2 jenis keilmuan , atau lebih. dan diberi nama baru . juga bisa berupa turunan atau cabang dari ilmu sebelumnya tapi lebih khusus lagi.

ini disebut proses menambahkan anak tangga baru.

7. mengajar dan berbagi ilmu
artinya seseorang melakukan proses transfer ilmu pengetahuan kepada orang lain melalui berbagai cara dan latihan, tujuannya ilmu tersebut ditularkan. proses ini disebut mengajar dan berbagai ilmu. ini memberi kesempatan kepada para pencari dan pelajar untuk memperoleh kesempatan menimba ilmu.

ini prosesnya mulai Turun Tangga

8. menyimpan ilmu
artinya seseorang hanya menyimpan dan merahasiakan sebuah ilmu atau ketrampilan untuk dirinya sendiri. dan tidak dibuka kepada pihak lain, sehingga pihak lain tidak tahu ilmu yang disimpan itu pernah ada, masih ada atau sudah punah. biasanya alasannya pertimbangan yang sulit dijelaskan, sangat pribadi.

kalo yang ini, proses menyimpan tangga.

ilmu apapun adalah alat bantu bagi manusia untuk mempermudah kehidupannya dan membuat kualitas hidupnya lebih baik , bahagia.

kalo sebuah ilmu malah membuat kehidupan manusia rusak , kualitas hidupnya terpuruk dan menderita. maka perlu di kaji ulang atau di teliti / dirubah / di transformasi ilmu tersebut agar bisa menjadi lebih bermanfaat ke arah positif.

jika ilmu adalah kekuatan bagi manusia , maka harus disandingkan dengan kebijaksanaan dan welas asih. sehingga jalannya menjadi seimbang.

selamat hari raya saraswati. ungkapan kegembiraan atas anugerah ilmu dan seni di muka bumi untuk kehidupan manusia .

salam,
edy pekalongan


Kamis, 06 Maret 2014

Dewata Jengkar masa kini

 
 
 
amit amit ngaliman salam
# Dewata Jengkar masa kini

menyimak liputan berita tentang kasus Pejabat Negara yang mencuri / korupsi jatah rakyatnya untuk kesenangan dirinya sendiri , mengingatkan saya pada sebuah cerita Legenda di jawa tentang Dewata Jengkar.

Dia seorang raja yang awalnya tidak suka makan daging manusia , gara gara tidak sengaja makan masakan yang mengandung tercampur unsur darah , daging manusia dan ternyata rasanya enak , maka dia menjadi ketagihan dan lalu menjadikan tradisi memasak daging manusia untuk kesenangannya akibatnya rakyatnya di korbankan. maka disebut praktik kanibal.

cerita diatas jika saya baca dalam ruang waktu masa kini , serupa dengan perilaku pejabat yang korupsi , awalnya dia tidak mau korupsi , tapi karena tidak sengaja kebagian jatah korupsi sedikit, lalu dirasakan dan ternyata enak. lama lama ketagihan.

dan kemudian menjadi tradisi. dan yang dikorbankan adalah rakyat demi kepentingan penguasa wilayah. ini juga praktek kanibal secara anggaran.

lalu muncul sosok muda yang terpanggil dan ingin merubah keadaan tersebut , disebut namanya aji saka. dia datang ke wilayah yang ada praktek kanibal tersebut. lalu mengajukan diri untuk di jadikan korban dengan upah tanah yang harus merdeka dari praktik kanibal sepanjang kain ikat kepalanya / udheng .

setelah ikat kepalanya di gelar ternyata sepanjang batas wilayah praktek kanibal Raja tersebut, dan akhirnya sang Raja terusir.

menghadapi praktik korupsi / kanibal anggaran milik rakyat oleh penguasa , yang bisa merubahnya adalah generasi muda. caranya dengan menggelar udheng. secara makna bahasa udheng berarti pemahaman. yang secara benda kata itu menunjuk pada ikat kepala.

jadi pemahamanan itu letaknya di kepala manusia. bukan di dengkul.

maka menggelar pemahaman artinya keberanian anak muda untuk menyebarkan pengetahuan bahwa praktik korupsi itu salah , keliru, dan menyengsarakan banyak orang , walopun menyenangkan sedikit orang. di sepanjang wilayah dimana praktek korupsi sudah menjadi budaya.

Dewata Jengkar itu secara bahasa , Dewata adalah sebutan di jawa kuno untuk Penguasa Wilayah yang berhak menentukan hidup mati rakyatnya. Jengkar itu mengundurkan diri. maka langkah Raja Kanibal itu selalu mundur saat kain udheng aji saka di gelar , dia terus mundur langkahnya sampe batas jurang di pinggir laut dan akhirnya terusir.

ini berarti , jika di gelar pendidikan di sepanjang wilayah kekuasaan yang korup bahwa praktik korupsi / kanibal anggaran itu buruk dan harus di buang.

maka pada akhirnya Penguasa wilayah itu sendiri dipaksa oleh kesadaran masyarakat yang meningkat setelah memperoleh pendidikan dan pemahaman . dan menuntut kemerdekaaan wilayahnya dari praktik kanibal anggaran / korupsi.

mau tidak mau Penguasa wilayah itu harus mundur atau terjungkal jatuh ke lautan penderitaan atau masuk penjara.

pada situasi saat ini , praktik memakan manusia lain / kanibal bukan hanya pada Penguasa Wilayah tapi sudah menjadi tradisi masyarakat yang tidak menjunjung nilai nilai manusia beradab. jadi sudah sama sama rusaknya.

sudah saatnya orang orang yang punya pemahaman di kepalanya tentang cara mengikis sifat jahat , kejam dan kanibal di dalam diri manusia untuk menggelar pemahamannya.

caranya bisa lewat Tutur Tinular yaitu bicara , ngobrol , pidato , ceramah. cara lainnya Tulis Tinular yaitu dengan menulis dan menyebarkan wawasan lewat aksara.

Aji saka itu di gambarkan memakai udheng di kepala, bukan di sampirkan di dada, atau di pakai di dengkul. maksudnya seseorang harus bisa mempertemukan ujung kain di sisi kanan dan ujung kain di sisi kiri , pada titik temu inilah lalu di ikat atau di simpul di kepala.

titik temu pemahaman ujung kiri ( ekstrim kiri ) dan ujung kanan ( ekstrim kanan ) , yang sudah diikat ini disebut kesimpulan pemahaman. arti kata " kesimpulan " itu dari akar kata simpul .

orang orang yang sudah mampu menyimpulan titik temu pemahaman dan di letakkan di kepalanya , maka dia telah memakai udheng . dalam budaya jawa disebut sudah " Mudheng" artinya sudah paham / sudah ngerti.

kalo membeli udheng yg sudah siap pakai / sudah di simpulkan, artinya anda memakai kesimpulan orang lain. syaratnya belajar menyimpulkan pemahaman lewat proses berpikir dan pengalaman hidup sendiri.

cara mengikat bentuk udeng / ikat kepala , berbeda di setiap daerah , ini melambangkan perbedaan pemahaman . sedangkan motif udheng juga bermacam macam. ini melambangkan corak pemikiran yang beragam .

jadi hiasi kepalamu dengan Udheng / pemahaman , siapa tahu suatu saat di butuhkan untuk di gelar , untuk mengusir sifat jahat , kejam, licik di dalam diri kita sendiri dan orang lain. disitulah dialog / debat menjadi jembatannya. kadang benturan pemahaman tidak bisa dihindari . karena niatnya hanya menang - kalah. atau mencari benar - salah.

cara mengenali Tanda watak orang yang debat itu mudah, kalo alasannya utk kepentingan kesenangan sendiri dan membunuh rasa kemanusiaan , itu watak dewata jengkar. kalo watak Aji saka untuk kepentingan kemanusiaan bahkan rela mengorbankan dirinya.

tapi kalo yang sudah berbudaya , forumnya disebut musyawarah / sarasehan. posisinya duduk bersila , melambangkan duduk sama tinggi derajadnya. yang di capai adalah mufakat. di buka dengan salam , di tutup dengan salam. yang di cari adalah keselamatan bersama.

dalam wayang kulit jawa , gambar karakter Ratu Adil tanpa mahkota hanya memakai udheng adalah Prabu Dharmakusuma atau samiadji. terkenal kejujurannya.

kalo bersumpah 5 tahun kerja ya dijalani , kalo di tanya, apa nasfu jadi presiden ? maka di jawab iya atau tidak. bukan kalimat bersayap. itu jelas bukan tipe Prabu Dharmakusuma. karena yang di junjung tinggi adalah ilmu pengetahuan dan kebijaksanaannya.

semoga menjadi sia sia pada waktunya . terima kasih.

salam,
edy pekalongan
 

Sabtu, 01 Maret 2014

Sandi sedulur papat

amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi

# Sandi Sedulur Papat

bagi saya pribadi ajaran sedulur papat kalimo pancer artinya bukan ajaran sihir, ajaran kebatinan atau ajaran sesat. tapi ajaran purba tentang moral dan perdamaian , nyata dan bisa di terapkan.

sedulur papat atau sodara empat , artinya orang jawa mengakui memiliki 4 sodara kulit warna yang berbeda. yaitu ras kulit hitam ( afrika ) , ras kulit putih ( eropa ) , ras kulit kuning ( china ) , ras kulit merah ( penduduk asli benua amerika ).

keempatnya diakui sebagai sodaranya satu keluarga.

dan sebagai pancer atau tengahnya adalah ras kulit coklat sawo , termasuk orang jawa. yang berdiam di kepulauan nusantara.

orang yang menganut ajaran sedulur papat , maka dalam dirinya sejak awal mengakui bahwa ada sodaranya yang kulitnya berbeda walopun belum pernah berjumpa dan jika bertemu maka akan di sambut sebagai sodara.

dari ajaran ini akan muncul persodaraan antara manusia satu planet bumi. kalo sudah bersodara maka akan saling membantu, tercipta rasa saling pengertian dan memahami. perdamaian dan kesatuan tercipta. dan perang pun tidak akan terjadi.

seiring waktu berjalan, ajaran sedulur papat di tafsirkan oleh banyak manusia. sulit dipahami. di buat rumit, bahkan gaib. itu silahkan saja.

seiring waktu berjalan , ada sodara yang nakal , bahkan sampe muncul perang sodara. termasuk perang antar manusia beda warna kulit. saling menjajah.

dan akhirnya muncul kebencian dan permusuhan yang berlangsung seribu tahun. dan menyatakan persodaraan antar manusia terputus, di putuskan, kecuali yang satu keluarga / kesukuan. itupun masih berperang, terus berpecah belah.

saya mengikuti ajaran sedulur papat kalimo pancer. sebagai pedoman sikap tentang persodaraan antar manusia di bumi. ini lebih luas jangkauan wilayahnya dari persodaraan satu agama, persodaraan satu aliran spiritual .

bagi saya pribadi, orang yang mengaku jawa tapi tidak menganut ajaran sedulur papat kalimo pancer. tentang persodaraan antar umat manusia, sebagai satu keluarga besar. maka belum bisa di sebut jawa. itu pendapat pribadi. kalo pendapat orang lain saya tidak tahu.

kalo ajaran sedulur papat kalimo pancer sebagai ajaran persodaraan antar manusia di ajarkan dan di praktekan, maka kebencian antar agama menjadi musnah. perang antar sekte , persaingan antar negara menjadi sirna. persaingan antar bangsa berbeda warna kulit / ras akan sirna. berganti menjadi saling membantu sesama sodara.

jelas kegunaan ajaran ini, akan merubah pandangan hidup masyarakat kita. tanpa perlu kesaktian / mukjizat pun bisa mencegah perang dan persaingan ekonomi antar negara.

karena ajaran ini berbahaya, maka harus di simpangkan, di alihkan dari makna nya yang sederhana menjadi sesuatu yang misteri dan sulit dipahami.

untunglah masih disimpan dalam simbol2 upacara . padahal itu hanya kulitnya , isinya adalah pesan kehidupan yang nyata dan bisa di praktikan mulai saat ini. mengakui kalo orang kulit sawo matang punya sodara kulit putih , punya sodara kulit merah, kulit kuning, kulit hitam.

walopun ajaran kuno. buktinya bisa dilihat dan dilacak dari sikap asli orang2 suku yang masih primitif di indonesia , yang belum tercemar gila uang / utung - rugi. sifat asli mereka terhadap tamu pasti ramah, mau tamu kulit putih , kulit kuning , kulit merah akan di sambut dengan upacara adat pernghormatan.

bahkan kalo membaca catatan sejarah kedatangan kapal orang kulit putih di benua amerika, mereka di sambut orang orang suku pribumi berkulit merah yg primitif dengan ramah bahkan di tawari daun tembakau untuk merokok dengan pipa, maka muncul istilah pipa perdamaian.

rasa persodaraan ini, yang terlupakan. dan pesan ini terus menerus di serukan oleh para pelaku jalan spiritual.

ajaran sedulur papat kalimo pancer di jawa di sembunyikan dalam nama weton yaitu legi , pahing , pon, wage, kliwon. kata " weton " di jawa artinya sama dengan asal usul. jadi asal usul manusia itu pedomannya hanya 5 jenis warna kulit.

tapi sepanjang sejarah peradaban memang ada guru agung dari ras 5 warna manusia ini, mereka selalu di gambarkan berwarna kulit biru. lukisan manusia berwarna biru ini di temukan di sebagian lukisan budha, pada lukisan krisna, lukisan shiva. bahkan ada juga terdapat gambar nya di kuil mesir kuno.

bukti ajaran ini sudah meresap , secara kebetulan tradisi orang jawa kuno kalo memanggil orang yang belum dikenal, Ras apapun itu dengan sebutan ki sanak / nyi sanak . yang artinya sodara lelaki / perempuan. yang artinya dalam bahasa inggris setara dengan brother and sister.

tapi di jaman modern ini , kalo saya menyapa orang yang baru saya temui di bus :
" ki sanak hendak pergi kemana ? " .maka orang itu biasanya akan melihat aneh kepada saya.

semoga uraian singkat ajaran sedulur papat kalimo pancer versi saya pribadi ini, menambah wawasan.

maap jika tidak ada unsur sihir atau misteri atau gaibnya sama sekali. karena murni hanya ajaran persodaraan antar manusia. jadi bisa diajarkan di sekolah, perguruan tinggi.

semoga menjadi sia sia pada waktunya. terima kasih.

salam,
edy pekalongan
 
 

kebenaran Diam

amit amit ngaliman salam
# seni menyampaikan kebenaran

guru menyampaikan kebenaran itu tidak mudah. tapi yg paling sulit adalah menyiapkan murit agar siap mendengar kebenaran. sehingga setelah mendengar kebenaran, dia tidak melakukan pembunuhan berencana. tidak membalas dendam, tidak menyulut perang atau bahkan akhirnya tega membunuh gurunya sendiri dan dirinya sendiri untuk menutupi kebenaran.

sudah banyak Guru di hukum mati karena menyampaikan kebenaran, di salib , di racun , di buru, di penjara, di asingkan, di cap gila. karena kebenaran selalu mengguncang tatanan masyarakat yg disusun dengan data kebohongan yg sempurna.

maka langkah mengulur waktu untuk meredam kebenaran di sampaikan adalah dengan nasehat bijak, damai , cinta kasih. itu hanya mendinginkan suasana. tapi sampe kapan ?

yg terbaik , adalah diam. karena itu menyelamatkan diri sendiri.
atau memberi kode / sandi yg membuka kebenaran dalam kelompok kecil rahasia dan bahasa rahasia. dan seringkali gerakan rahasia seperti ini juga akhirnya di tumpas.

ciri ketika sebuah kebenaran di sampaikan, maka kebohongan yg selama ini di tutupi terbuka dan mengguncangkan tatanan sosial. contohnya di bidang intelejen adalah fenomena Wikileaks .

maka jadilah cerdas dan penuh pertimbangan dalam menyampaikan sebuah kebenaran. belajarlah dari sejarah. terima kasih.
 
salam,
edy pekalongan
 

Sang Pengamat

amit amit ngaliman salam
# sang pengamat

itu suara elang, suara bangau, suara ayam, suara harimau.
begitu jelas perbedaannya bagi manusia yang mau mengamati.

itu suara ketulusan, suara kegembiraan, suara kesedihan, suara dusta,
suara kelicikan, suara kecerdasan, suara kebodohan, suara kebijaksanaan.

sang pengamat suara di dalam dirimu bisa membedakannya dengan jelas.
dengarkanlah pendapatnya.
 
salam,
edy pekalongan