Selasa, 12 Mei 2015

Bhineka tunggal Jawa



amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# bhineka tunggal Jawa
*
*
saya dan generasi dibawah saya yang dibesarkan dalam bahasa jawa. tapi sekolah harus berbahasa melayu ( indonesia ). menulis dan membaca dengan aksara Latin. masih harus belajar aksara arab dan bahasa inggris. negaranya bentuk republik pake aksara Latin. berpakaian ala barat. sungguh baru saya sadari saya adalah generasi campur sari. kepribadian yang di bentuk jelas campuran dan bingung.
*
*
beruntung anak-2 di jepang, mereka bicara bahasa jepang di rumah. di sekolah pake bahasa jepang. menulis aksara jepang. berdoa dengan bahasa jepang. negaranya pake aksara jepang. kepribadiannya utuh , begitupula di negara arab. beruntung mereka.
*
*
maka saya mulai mencari keutuhan saya sebagai jawa. dengan belajar sejarah pelan-2. ternyata saya kaget. jawa polos yang sudah balsteran dengan peradaban india dan peradaban cina ini saya sebut jawa mojopait . dimasuki oleh peradaban islam yang uniknya, dalam penelusuran saya .
*
*
tokoh guru sufi diperadaban islam dunia ( maroko , turki, arab, persia, india , samarkand , cina , campa ) disebarkan ke jawa. maka dalam berapa ratus tahun melahirkan generasi blasteran baru. jawa islam.
*
*
uniknya unsur budaya jawanya tidak hilang. lalu datang peradaban kristen , orang kulit putih dari eropa yang masuk ke jawa. orang jawa yang sudah campur-2 itu. terpaksa belajar peradaban eropa . hingga kini bisa kita lihat kota-2 di pesisir jawa dibangun dengan gaya eropa. tercatat portugis, inggris, prancis, netherland , terakhir jepang ikut menjejakkan kaki dijawa.
*
*
jadi saya ini generasi jawa yang budayanya sudah diperkaya oleh india, cina, arab, asia, bahkan peradaban eropa. kata " jembatan " dalam bahasa jawa kampung saya adalah " Brug ". ternyata itu pengaruh bahasa belanda.
*
*
dikampung saya ada istilah " jawa, encik, cino, londho, tuwan podo manungsane " artinya kampung saya itu dihuni jawa, encik ( melayu ), cina, londho ( eropa ), tuwan ( india & arab ) , kita semua sama-2 manusia. pantas saja jawa ini juga di sebut Nusa Antara alias Pulau antara. sebagai titik temu berbagai peradaban yang lalu kawin.
*
*
sarung batik di tempat saya coraknya lebih warna warni, karena dipengaruhi oleh budaya cina, india, arab dan eropa. kalo sarung batik dipengaruhi mataram di pedalaman , coraknya hitam putih dan coklat. kadang sore hari sambil ngopi ( kopi lampung ) pake sarung batik warna dasar hijau pupus atau biru muda dengan motif tumbuhan. kadang juga pake sarung tenun biasa yang murah , tidak harus tenun bugis ataupun donggala ataupun samarinda.
*
*
saya manusia. kamu manusia. sama sama hidup. butuh hidup. mari hidup bersama. bhineka tunggal ika. berbeda beda rupa dan adat tapi ingat kita ini sama-2 umat manusia. satu bumi. semoga kita semua selamat dan bahagia. terima kasih.
*
*
salam,
Wuddha Paing

Jumat, 01 Mei 2015

# kisah ki Ajar






amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# kisah ki Ajar dan 2 sahabatnya
*
*
ki ajar dewantara semua pensiunan guru dan guru baru lulus IKIP di jawa kenal nama tokoh tersebut. tapi belum tentu kenal 2 orang sahabat diskusinya yang sama-2 mengabdikan diri sebagai guru. ketiganya ini dekat dengan Bung karno.
*
*
setelah indonesia merdeka. yang duduk di pemerintahan hanya ki ajar. yang dua yaitu ki ageng suryomentaram dan raden mas panji sosrokartono , memilih tidak. ki ajar fokus merumuskan metode pengajaran intelektual sekolah meneruskan taman siswa. sedangkan ki ageng suryo merumuskan metode pengajaran olah rasa untuk rakyat jelata dengan karyanya ilmu kawruh bedjo . sedangkan raden sosrokartono melayani masyarakat di rumah " darus salam " di bandung, di kenal sebagai tabib spiritual.
*
*
jika rumusan pendidikan ala 3 orang sahabat ini dirangkai dan di ajarkan di SMA, saya percaya kualitas generasi muda kita akan lebih baik. sayangnya lulusan calon guru saja belum tentu kenal metode ki ajar ala taman siswa. apalagi metode 2 sahabatnya yang cenderung di sembunyikan oleh catatan sejarah.
*
*
hari pendidikan nasional ini. saya berdoa semoga obor ilmu dari tiga serangkai yang telah wafat ini menitis ke dalam guru guru muda di jawa. raden sosrokartono melalang buana di eropa. menjadi wartawan perang di belakang tentara amerika , meliput perang dunia pertama. sampe menempati posisi jabatan enak disana. pulang ke jawa juga tidak kebarat baratan.
*
*
ki ajar , ki ageng suryo , raden sosrokartono. ketiganya kawan diskusi. entahlah apa yang disiskusikan oleh mereka saat bertemu. lambang pendidikan yaitu angsa putih sebagai kendaraan dewi saraswati di pakai sebagai simbol . dan latar belakang warna biru muda yaitu warna cakra tenggorokan sebagai jembatan antara kekuatan di dada dan di kepala.
*
*
saraswati adalah saktinya brahma. kekuatan sisi maskulin dari kecerdasan otak manusia disebut brahma, penerapannya untuk rekayasa penciptaan apa saja. sisi feminin dari kecerdasan otak manusia disebut saraswati . ini bidang seni dan keindahan.
*
*
maka misalnya waktu saya akan menuliskan versi aksara jawa untuk menyalin sebuah naskah sastra jawa bertulis latin karya mangkunegoro 4 untuk koleksi pribadi saya. saya menghaturkan sembahyang kepada sang hyang saraswati. karena yang menjaga aksara jawa dan sastra adalah beliau. dan selesai naskahnya.
*
*
kalo raden sosrokartono menyederhanakannya dengan simbol alip. untuk mengakses potensi kecerdasan di dalam diri manusia. intinya mau belajar materi apapun selalu ingat disandarakan pada sisi kekuatan rohaniyah ( jiwa )yang melahirkan dan menjaga ilmu tersebut. agar ilmu yang dikuasai masuk sampe ke jiwa kita, menyatu dan hidup.
*
*
pada akhirnya setiap orang harus mengajar dirinya sendiri dan menjadi guru bagi dirinya sendiri. jika ilmunya jadi cahaya. maka gerak hidupnya jadi penerang bagi yang lain. jika ilmunya beracun. maka gerak hidupnya jadi racun bagi yang lain.
*
*
selamat mengolah cipta ,tapi jangan lupa hening cipta. agar cipta kita tetap seimbang. cipta itu bahasa modernnya pikiran ( mind ) . semoga kita semua selamat dan bahagia. terima kasih.
*
*
salam,
wuddha paing