Jumat, 30 September 2016

Pengetahuan Spiritual Beracun








amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# memakan pengetahuan spiritual beracun.
*
*
salah satu ciri orang yang memakan pengetahuan spiritual yang beracun adalah timbulnya gejala identitas palsu yang membesar. untuk di jadikan menutupi identitas aslinya. maka yang dikejar adalah pujian dan pengakuan. ciri identitas palsu tersebut adalah bisa berubah, tidak tetap.
*
*
contoh identitas palsu . menganggap pekerjaan sebagai identitasnya ( saya adalah dokter , saya adalah gigolo profesional, saya adalah perusahaan saya yang hebat , saya pemain bola dunia, saya penjudi profesional dll. ). padahal pekerjaan bisa berganti, itu hanya alat mencari penghasilan. lalu menganggap  organisasi sebagai identitasnya. ( saya adalah kader partai XXX, saya adalah anggota persekutuan xxx, saya adalah mesin pembunuh di medan perang , saya anggota mafia XXX  ) padahal bisa keluar organisasi kapan saja.
*
*
menganggap agama / aliran life style sebagai identitasnya ( saya adalah kristen , saya adalah hindu , saya adalah atheis , saya adalah naturalist ). padahal agama / life style bisa pindah  dan berganti. ciri utama identitas palsu . karena bisa berubah. maka dipupuk dengan pujian dan sikap fanatik dan butuh pengakuan bahkan butuh banyak pengikut untuk menguatkan tipu daya identitas palsu.
*
*
identitas asli saya sama dengan anda yaitu saya manusia. kamu manusia. tidak bisa berubah. semua ajaran spiritual dan ajaran mengenal diri akan mengajak setiap individu menerima dan menyadari dirinya manusia. sampai menjelang mati anda tetap status sebagai manusia. maka kembangkanlah nilai nilai kemanusiaan. persodaraan antar manusia. sikap manusiawi.
*
*


*
*


manusia yang lupa dirinya manusia. melihat sesama manusia dengan konsep terkotak kotak. orang-2 yang memakan buah ajaran spiritual yang beracun, dalam jangka waktu tertentu akan mengalami gelaja identitas palsunya membesar . yang dibesar besarkan identitas palsunya. bukan kemanusiaannya. maka mudah berkonflik karena yang dilihat adalah perbedaan pola pikir nya, life stylenya, saldo rekening bank nya, cara sembahyangnya.
*
*
ciri lain dari orang yang memakan buah ajaran spiritual beracun. ia dalam jangka waktu tertentu dididik jadi budak organisasi , jadi budak guru spiritualnya.  sehingga tujuannya adalah membesarkan organisasi dan gurunya. dirinya sendiri tenggelam dalam simbol-2 organisasi dan seragam organisasi atau tenggelam dalam nama guru besarnya .
*
*
 berbeda dengan  ajaran spiritual yang murni. selalu menekankan agar setiap murit menjadi Master seperti gurunya dalam jangka waktu tertentu. menjadi manusia merdeka. merdeka lahir dan batinnya.dalam bahasa spiritual disebut level tercerahkan , setidaknya menggapai level di bawahnya yaitu kondisi damai ( peace )  , dibawahnya lagi level pengembangan cinta kasih ( love )  , dibawahnya lagi level sukacita  /  bahagia ( happiness ).
*
*
ajaran spiritual beracun selalu mengajak manusia masuk ke level getaran rendah yaitu keras kepala / fanatik  , dibawahnya level  pamer / kebanggaan , dibawahnya level marah / benci / dendam , dibawahnya level sedih . yang merasa fanatik , yang merasa sedih , yang merasa bangga , yang merasa marah adalah keakuan yang terjebak identitas palsu yang diyakini sebagai identitas asli.
*
*
 makanya kalo belajar ajaran spiritual tapi dalam jangka waktu tertentu yang muncul adalah lebih banyak level getaran rendah. mungkin anda sudah memakan ajaran spiritual yang beracun. jadi waspadalah. hidup kadang salah arah , kadang ngawur dan kadang  tersesat. itu pengalaman kembang kehidupan. wajar saja tapi perlu sikap evaluasi diri.
*
*
semoga kita semua slamet dan bahagia. cukup makan dan cukup bersenang senang. hidup di dunia sudah banyak kerepotan dan kesulitan tapi jangan menyerah. tetap bekerja dan berjuang. susah dan gembira . enak dan tidak enak. adalah satu paket kehidupan. tapi kalo bisa saya usahakan banyak senangnya, susahnya tetap saya terima dan jalani.  terima kasih.
*
*
salam,
Wuddha Paing

Minggu, 04 September 2016

# memancarkan pikiran baik



amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# memancarkan pikiran baik
*
*
saya meluangkan waktu saya seminggu dua kali selama 3jam untuk masing-2 sesi mengajar kepada 2 orang siswa saya yang mengkaji seni hidup bahagia. sudah berjalan 6 bulan. sebelum memulai mengajar saya selalu membiasakan untuk bersama memancarkan pikiran baik ke sekitar.
*
*
setelah menyalakan dupa dan berdoa , saya memandu mengucapkan " semoga semua mahluk hidup yang bertempat tinggal di udara, bertempat di air, bertempat di atas bumi & di dalam bumi, bertempat tinggal di dalam tubuh mahluk hidup maupun di luar tubuh. yang tampak maupun tidak tampak. yang sudah terlahir maupun akan terlahir. yang saya ketahui maupun tidak ketahui,semoga seluruhnya. ..
*
*
semoga semua mahluk hidup berbahagia. dibebaskan dari penderitaan , permusuhan dan dendam. di bebaskan dari keserakahan, kebencian dan kebodohan. dibebaskan dari penyakit dan mara bahaya. dapat hidup rukun dalam damai dan cinta kasih. damai di dalam diri. damai di luar diri. damai di bumi. semoga para guru suci memberkati pembelajaran kita siang ini. di jauhkan dari segala rintangan dan bermanfaat bagi diri kita dan generasi di masa depan. terima kasih ,terima kasih , terima kasih. "
*
*
begitulah cara saya memulai pembelajaran . dan saya selalu membuatkan kopi / teh untuk siswa saya yang belajar. dan tentu saja mencuci cangkirnya. karena itu di rumah saya. sudah saya lakukan selama 6 bulan ini. dan mereka tidak membayar apa apa. keduanya lelaki sudah berumah tangga dan keduanya memiliki 2 orang anak. dan 2 orang anaknya perempuan semua. sebuah kebetulan, kok sama.
*
*
dan ketika saya mengingat , di tahun 2008 dan tahun 2010. saya mengantarkan keduanya dalam prosesi janji pernikahan di depan penghulu. sebuah kebetulan. dan di foto penganten keduanya , saya mengenakan blangkon. sebuah kebetulan yang sama. hidup itu kadang aneh. kita tidak tahu masa depan akan bagaimana.
*
*
saya melayani 2 siswa ini selama 6 bulan terakhir dalam format pembelajaran yang sistematis dan sedikit mirip kuliah, sebagai ungkapan terima kasih saya kepada kawan-2 pejalan spiritual saya dalam rentang waktu 10tahun yang lalu. yang baik hati. ramah . dan melayani. menyediakan tempat istirahat , makanan. dan pembelajaran. bahkan kadang memberi saya uang untuk ongkos pulang naik bis.
*
*





ada kawan-2 spiritual yang sudah wafat lebih dahulu. ada yang menua. ada yang disibukkan dengan keluarga dan bisnis. adapula yang mulai menjalani hidup baru. kawan-2 dan guru tidak bisa menemani selamanya. maka cepat atau lambat setiap orang harus berani berjalan sendiri.
*
*
semoga kita semua slamet dan bahagia. cukup makan dan cukup bersenang- senang. terima kasih.
*
*
salam,
Wuddha Paing