Senin, 30 Agustus 2010

Pidato untuk pelajar



saya baru selesai memasang
ebook karya saya yang terbaru
tentang pelajaran sejarah
untuk sma.

bisa di baca dan didownload gratis.

ebook ini di tujukan
terutama untuk
generasi muda penghianat bangsa

agar mereka membuka mata
dan sadar akan
nasionalisme dan cinta tanah air.

ini linknya :
http://www.scribd.com/doc/36653629/pelajaran-sejarah-untuk-sma

jika tertarik ebook saya yang lain
silahkan klik
http://www.scribd.com/edy_pekalongan


akan muncul lebih dari 17 ebook
karya saya.
semuanya bisa di baca
dan di download gratis.

semoga ada manfaatnya.

salam,
edy pekalongan

komentar untuk kartu xl



ada sebuah milis baru yang saya ikuti
di yahoo groups.
yaitu milis blogger indonesia.

2 hari yang lalu
saya baca ada postingan
yang meminta komentar
pengguna kartu xl.

malah ada iming iming hadiahnya.
saya biasanya malas mengisi komentar
untuk jejak pendapat / opini.

karena biasanya yang menjilat atau
memuji berlebihan dialah yang menang.

namun karena saya pengguna xl
dan riwayatnya disebabkan
kekecewaan saya pada indosat.

no indosat saya di tahun 2006
pernah di bajak , di duplikat.

sehingga seseorang bisa sms, telpon
dengan nomer saya.

memakai pulsa saya
dengan seenaknya.

bahkan dipakai untuk mengancam
dan meneror orang lain.


no indosat saya dulu im3.
dan saya laporkan ke pelayanan indosat di
kota pekalongan,

komentar petugas sebagai costumer service
indosat kota pekalongan
mengatakan.

" bapak bermasalah
dengan nomer bapak sendiri ? "

lalu sebaiknya saya bagaimana,
ganti kartu ? . saya kembali bertanya.

dia jawab " ya terserah bapak "

dia tidak memberi solusi,
dan saya sampaikan kejadian ini
sebagai tanda saya peduli ke indosat.
karena security systemnya sudah di jebol
tapi diem saja.

saya katakan kepada petugas
cosumer servise yang sombong itu.
mungkin karena pada saat itu saya masih kuliah
dan dianggap bukan orang penting.

sampai sekarang saya tidak lupa wajahnya.

"saya akan ganti kartu,
dan bukan lgi indosat. terima kasih "

dan xl bebas adalah pilihan saya.
saya memulai lagi . saya daftarkan
no kartu saya dengan id saya.
dan ternyata xl
cocok dengan saya sampai sekarang.

saya tidak peduli iklan tarif murah
atau bonus.

sampai dengan saat ini ,
saya tidak pernah pakai
bonus atau apapun.

bagi saya,
saya percaya xl, karena
sampai dengan sekarang tidak
ada masalah.
di tambah banyak teman teman
spiritual indonesia memakai kartu xl.

dan dengan jujur saya
tulis komentar saya di blognya
pegawai xl dengan jabatannya saat ini
sebagai CEO.


http://www.hasnulsuhaimi.com/kuis/berbagi-cerita-tentang-xl/
komentar saya sbg berikut :

" di acara kopi darat
forum spiritual indonesia tahun ini.

pada tanggal 10 juli 2010

di salah satu villa di ciapus ,
lereng gunung salak . bogor


sinyal xl paling kuat.
karena semua teman2
pengguna selain xl mengeluh.

dan rata rata
sesepuh milis spiritual indonesia.

no kartunya xl.

aneh tapi nyata,
saya perhatikan sejak 2 tahun lalu.

teman teman spiritual saya di nusantara.
kok no kartunya xl.


mulai dari 0817 , 0818 dan
milik saya no kartunya 0819 ..


dan moderator milis spiritual indonesia

kartunya XL.

XL kayaknya jadi sahabat se
tia.
para ” dukun ” di milis spiritual indonesia

ha.. ha.. ha..

salam,
edy pekalongan "

saya percaya,
dia tidak akan memenangkan saya,
apalagi memberi hadiah hape.

karena terlalu jujur mengisi komentar
di dasarkan pada kenyataan, itu tidak
menarik bagi seorang marketing.

dan saya sertakan foto saya sebagai pembicara
terapi marah dengan menggambar di
acara kopi darat di ciapus bogor sebagai bukti
kehadiran saya dan
pengalaman saya memakai kartu xl.

sehingga bukan hanya tulisan opini
yang... dibuat buat juga bisa.
atau di rekayasa juga bisa.
harus ada dokumen foto
jika betul betul komentar
pengguna xl tersebut jujur.


ini foto saya saat itu
saat jadi pembicara 10 juli
di ciapus, lereng gunung salak bogor.

tema :
terapi marah dengan menggambar.





( foto paling berkesan,
makan malam dengan lenka, cewek dari
kota dublin, irlandia
dan 2 temannya dari republic ceko
di warung sate bang kumis -
jalan paledang , kota bogor. )

saya kalau di mintai
nomer hape teman dari luar negeri
yang saya kasih no saya yang xl.

karena hape saya
cuma satu dan kartu saya xl.

pendapet saya,
harusnya yang menang komentar xl.
dan mendapat hadiah hape
adalah orang yang hanya pakai kartu xl
dan hapenya cuma satu.

itu baru betul,

kalau orang sudah pakai blackberry,
hapenya 3, dan nomernya banyak.

lalu dia komentar dan
dimenangkan
oleh marketing xl.

itu tanda orang marketing
yang kurang cerdas,
dan bodoh.

karena
orang yang punya hape
lebih dari satu,
nomernya sudah pasti banyak.

no xl bebas saya :
0819 1416 79xx

bagi saya "simpati freedom "
adalah menyontek merek produk xl.

karena xl punya
" xl bebas " sejak dulu

bebas artinya freedom.

dan xl lebihcinta bahasa indonesia
karena menggunakan
kata "xl bebas "

sedangkan "simpati freedom "
tidak nasionalis , terlalu kebarat baratan
karena memakai istilah kata inggris
"freedom "

padahal ada kata "bebas " / "merdeka " / "mandiri "

bagi saya kartu xl
adalah sarana , selama dia baik baik saja.
saya akan setia.

tapi sekali pihak xl atau karyawan xl
menyakiti hatiku.

saya akan ganti kartu.

saya pikir tulisan ini
terlalu panjang,

karena xl tidak
pasang iklan di blog saya.
tapi saya sudah mempromosikannya.

tidak apa apa lah...
sekali ini saja...


salam,
edy pekalongan

Jumat, 27 Agustus 2010

tutur mbah dipo

kali ini di luar kebiasaan
saya akan menampilkan tulisan
teman spiritual saya ,
tujuannya untuk mengurangi rasa ego
atau kekakuan bahwa blog ini
cuma milik saya dan bisa hanya
diisi oleh saya.
tutur mbah dipo.
begitulah saya menyebut postingan kali ini

selamat menyimak :




Jangan menyebut tuhanmu dengan sia sia




Banyak ustazd, pendeta dan lain-lainnya
memberikan pelajaran kepada umatnya
menjadi salah kaprah dan membuat
umatnya melakukan dengan sia-sia dan tidak ada
hasilnya.

Entah karena si ustazd, pendeta kurang
pengetahuan dalam kitab sucinya atow
memang bener2 tidak tahu akan
makna apa yg terulis didalam kitab sucinya.

Dengan demikian mereka mengajarkan
dan pukul rata dengan
menyebut/mengatas-namakan Allah,
pasti semua urusan akan menjadi beres dan semua
umatnya akan patuh?

Apakah dengan menyebut
nama Tuhannya kemudian manusia
sudah merasa tentram dan
damai?



Mari kita lihat beberapa hari mendatang
akan banyak orang akan mudik ke
kampungnya masing-masing dan
meninggalkan rumahnya kosong,
apa doa mereka saat
mau berangkat ke kampungnya masing-masing?

Kebanyakan doa mereka pasti
akan berdoa dan menyerahkan rumah
dan segala isinya
kepada Tuhannya.




Bukankah doa itu sama saja tuhannya
disuruh menjadi "SATPAM" dirumahnya?

Mereka pasti akan menyangkal
bukan itu maksudnya,
tetapi rumahnya dikembalikan
kepadaNya..


Memang isi doanya demikian,
namun dibalik itu sama saja tuhannya
disuruh menjaga
rumah tsb alias menjadikan tuhannya
dijadikan satpam sampai mereka kembali
kerumahnya masing-masing!



Demikian juga manusia kalau
mau mencari kekayaan dunia
selalu meminta ke tuhannya.


Kalau hanya urusan duniawi
kenapa selalu menyebut nama Tuhan?

Bukankah urusan duniawi sudah
dibagi-bagi tugas oleh Tuhan dan sudah serahkan
kepada KAMI (alquran) KITA (alkitab).

Kalau manusia sudah mengetahui
akan isi kitab sucinya masing-masing dengan
benar, maka manusia tidak akan
menyebut Tuhannya dengan sia-sia..

Mari kita sejenak untuk merenungkan
apakah kita masing-masing masih menyebut
nama Tuhan kita dengan sia-sia?

Nuwun, dipo




semoga tutur mbah dipo ini
menjadi oleh oleh lebaran
untuk kita semua.

karena bagi saya nilai pesan
didalam tulisan tersebut
sama berharganya dengan mendengarkan
kutbah setelah sholat idul fitri yang adalah sunnah.
dan berpahala..



salam,
edy pekalongan

Rabu, 25 Agustus 2010

pustaka sarwwabhasa mandala



pada awal tahun 1700 -an.
perpusakaan di caruban nagari atau
kerajaan cirebon di jawa barat saat ini.

memiliki
naskah bhasa / kamus bahasa
yang disebut pustaka sarwwabhasa mandala
( kumpulan naskah kamus ,kalau dijaman saat ini )

data ini saya ketahui dari lampiran
daftar pustaka yang disusun untuk membuat
buku induk sejarah raja raja nusantara.
yang bernama :

pustaka rajya rajya i bhumi nusantara

kisah ini terjadi sebelum penjajah voc menaklukkan seluruh jawa
dan nusantara.

di awali inisiatif dari raja caruban nagari
atau kesultanan cirebon - jawa barat era saat ini.

maka pada tahun 1680-an

di ketuai oleh pangeran wangsakerta.

maka berkumpulah seluruh
utusan yang adalah para ahli sejarah atau mahakawi/pujangga.
kemudian terbagi menjadi lima sangga.



yaitu :

sangga 1 :

beranggotakan para ahli dari Surabaya, Pasuruhan, Madura, makasar, Panarukan, Balambangan, Galiao,
banggawi, Maluku, Bali, Seram, Lwah Gajah, ambon, Gurun,
Taliwang, Palembang, Bantayan dan Banten

sangga 2 :
beranggotakan para ahli dari Mataram, Semarang, Dermayu, Wirasaba, Kediri, Lasem,
Mojoagung, Bagelen, Tuban. Losari, Barebes, Tegal, jepara, Mantingan dan Bonang.

sangga 3 :

beranggotakan para ahli dari Demak, Jayakarta, lamongan, Kudus, Cirebon, Gresik, Pasai,
tanjungpura, karawang, Cangkuang, kuningan, Tembayat, Sedayu, Malaka, Tumasik, barus dan Trengganu



sangga 4 :
terdari para ahli dari :
Calunggung, Sumedang, Sukapura, Parakanmuncang, Rancamaya, imbagara
, ukur, galuh, sindnagkasih, luragung, kertabumi, rajagaluh, talaga, sendangduwur, giri

sangga 5 :

terdiri dari para ahli dari :
Jambi, minangkabau, bangka, parelak, berunai, lamuri, kutalingga, mandailing,
siak, tanjungnagara, tanjungkutai dan tanjungpuri

selain para peserta hadir beberapa pendengar dan peninjau.
dari Mesir, Arab, India, Srilangka, Benggala, Campa, Cina dan hujungmendini ( semenanjung melayu ).

dan mengundang ahli agama, wisnu, ahli agama siwa, ahli agama islam,
ahli agama budha dan ahli agama konghucu.

( ahli agama kristen tidak diundang . nggak tahu kenapa ya ? )


koleksi kamus bahasa yang dimiliki oleh caruban nagari.
mau tahu apa saja ???

untuk koleksi bahasa yang saat ini
masuk di luar wilayah indonesia
yang saya tahu ,akan saya jelaskan


disini bhasa saya singkat B.

Bhasa keling (? )
B. China ( negeri china )
B. Parsi ( iran -persia )
B. Mesir ( mesir )
B. Banggala ( di india )
B. Campa ( di vietnam )
B. Samudra ( ? )
B. Mengkasar
B. Palembang
B. Syangka ( ? )
B. Kelantan ( di malaysia )
B. Bangka
B . buwun ( ? )
B. Beten
B. tulangbawang
B. Sela ( ? )
B. Pase
B. Parayaman
B. Purwwajawa
B. PurwwaSunda
B. Singhaladwipa ( ? )
B. Sopala ( ? )
B. Yawana ( ? )
B. Manangkabwa
B. kampe ( ? )
B. Haru
B. andeles ( ? )
B. dinah ( ? )
B. Pego ( ? )
B. Syam ( ? )
B. Ngarab ( jazirah arabia )
B. buretet
B. Lawe
B. Tanjungpura
B. Indragiri
B. solodong
B. selat
B. baluk
B. sedah
B. Seran
B. Jambudwipa ( di india )




B. Lampung
B.Surabayeki
B.. Patungan
B. Sapari
B. Nyiri
B. Bubu
B. manubi
B. gumantung
B. sampangtiga
B. gurun
B. komering
B. kanangan
B. ogan
B. sabini
B. jenggi
B. balidwipa
B. sembhawa
B. sasak
B. melayu
B. shangyang hujung
B. ambwan
B. mongol ( negeri mongolia )
B.manila ( negeri philipina )
B. jipang ( negeri jepang )
B. bharatanagari ( di india utara )
B. parlak
B. barat
B. saimwang
B. singhalanagari
B. marutma
B. nasorpaka
B. Tumasik ( singapura )
B. tringgano
B. kelang
b. kedah ( di malaysia )
b. langkasuka
b. jambi
b. syak
b. rekan
b. kampar
b. pane
B. gauda

b.. tartar ( di negeri china )
b. jawa carbon
b. darmanagari ( dii thailand )
b. martaban
b. kalingga lwar
b. kambojanagari
B. onin
B. bentayan
B. wandan
b. Muwar
B. solot
B. salaya
B. galiyao
B. kunir
B. banggawi
B. butun
B. udamakatraja
B. luwuk
B. timur ( timor timur )
B. sumba
B. lombok
B. kadali
b. hutan
B. bhima
B. shangyang api
B. sapi
B. dompo
B. taliwang
B. lwagajah
B. bedulu
B. niran
B. kanjap
B. jere
B. kelang
b. dunum
B. wakunuwar
b. phanag
B. patege
B. malano
B. tanjungkute
B. tabalong
B. sebuku
B. baritu
B. pasir
B. kalka sarundung
B. barune ( brunai darussalam )
B. tirem
B. sumedang
B. landak
B. sambas
B. kotawaringin
b. kutalingga
B. sampit
B. katangan
B, kapuhas
B. lamuri
B. lawas
B. Tamyang
B. Mandahiling
B. kandis
B. dharmasraya
B. Muharatebo
B. jayakarta. ( jakarta )
B. banten
B. maduradwipa.


dari sini, bisa disimpulkan
bahwa leluhur orang nusantara
sudah bisa menulis dan membaca
bahkan membuat kamus daerahnya masing masing.

dan naskah bhasa itu
sekarang tidak tahu dimana rimbanya ...

saking ingsun,
edy pekalongan

Rabu, 11 Agustus 2010

Penyakit dan Kebijaksanaan

catatan.
hari selasa, 10 agustus 2010

sekitar jam 9 pagi
ada seorang wanita bertamu,
usianya kira kira 35 tahun.
dia terakhir berkunjung ke rumah,
kira kira seminggu yang lalu.



dan menanyakan ,
apakah penyakit yang dideritanya yaitu
batu empedu sudah sembuh ?

dia rutin seminggu sekali
datang ke rumah saya
kira kira sejak 2 bulan yang lalu.
dan di awal pertemuan mengatakan
bahwa menurut pemeriksaan dokter
dia mengidap batu empedu.


lalu meminta bantuan saya .
saya membantu dia
dengan terapi prana dan minum air mineral .

pagi ini dia menyampaikan,
bahwa kemaren dia melakukan
pemeriksaan di klinik sesuai saran saya ,
untuk mengetahui
bagaimana perkembangan penyakitnya.

dia menuturkan setelah di USG ,
batu empedunya sudah tidak ada alias hilang.
di gembira atas keadaan itu
karena tidak harus operasi yang biayanya mahal.



itulah alasan dia bertamu ke rumah
untuk mengucapkan terima kasih ,
dengan membawa gula, teh dan sarimi

saya terima dan saya katakan,
" syukurlah kalo begitu.
artinya keinginanmu untuk sembuh
telah di restui oleh yang maha kuasa "

setelah itu dia mohon diri.

saya minta kepada ibu saya,
bingkisan yang di beri oleh tamu tadi
untuk diserahkan kepada orang lain.


**

jam 10 pagi.
saya melayat ke rumah teman yang meninggal dunia,
setahu saya dia kerja di luar kota dan sehat.

ternyata semalam meninggal dunia
karena sakit timor otak yang parah.




saya datangi rumahnya,
bertemu keluarganya,
berdoa sebentar di depan jenasahnya.
dan melihat muka almarhum
untuk yang terakhir kalinya.

kakak almarhum menuturkan
jalan cerita hari hari terakhir almarhum sebelum wafat.
saya dengarkan dengan seksama.

kemudian saya pamit pulang.

hari itu ,
saya belajar bahwa penyakit
adalah tantangan kehidupan,
kadang kadang berhasil di taklukkan,
kadang kadang membawa kematian raga seseorang.

menjelang subuh sebelum pagi hari selasa ini ,
saya membaca koran bahwa




bapak sutarjo suryo guritno ,
seorang politisi nasionalis

meninggal dunia dan
hari minggu telah di makamkan
di taman makam pahlawan
kusuma negara - jogja.

kematian setiap hari ada.
kelahiran setiap hari ada.

kematian dan kelahiran adalah
sepasang kejadian yang memberi banyak pelajaran
bagi manusia yang mau merenung.

siapa yang lahir sudah pasti
akan meninggal dunia.
itu pasti.

karena saya masih hidup di dunia,
maka saya menulis kisah ini.

dan terus melanjutkan peran saya di dunia saat ini
yaitu kadang menjadi pelayan toko batik,

kadang memberi motivasi kepada orang yang sakit,
kadang menulis di blog,

lebih sering menjadi " illegal consultant "
bagi orang yang bertamu ke rumah,

karena tanpa gelar dan sertifikat,
kok ya berani memberi konseling.
:-)



setelah membaca tulisan
Rene Suhardono dalam bukunya
" your job is not your career "

dapat saya simpulkan
pekerjaan saya berubah ubah
tapi saya menjalani carieer saya
sesuai panggilan hidup
dan saya bahagia...



bahagia bukan karena uangnya,
tapi karena melakukan apa yang saya suka

sesuai filosofi hidup yang saya anut.
yaitu saya mengikuti
jalan kebaikan, keindahan dan kedamaian.


gara gara menulis ini,
saya jadi ingat seorang remaja putri
seminggu sebelumnya.
yang sakit tifus selama 2 bulan.
dan belum sembuh .
karena tidak mau makan obat dan tidak mau di suntik.

dia tergolong dari ekonomi miskin.
ketika saya berkunjung ke rumahnya
sekitar jam setengah sepuluh malam.




saya masuk rumah,
tidak ada kursi dan meja tamu.
semua duduk di lantai tegel bukan keramik.
yang sakit itu hanya berbaring di lantai
beralaskan tikar dan kasur tipis.
berselimutkan kain batik yang sudah lusuh.

ayah remaja putri itu,
takut kalo malam ini, anaknya semakin parah
dan dia tidak mampu membayar rumah sakit.

ketakutan terbesar sang ayah yang saya baca
adalah anaknya meninggal malam itu.

setelah saya sapa lalu saya sentuh dahinya dengan
telapak tangan ,kemudian untuk beberapa saat
saya berada dalam keheningan.

setelah selesai..


kepada remaja putri
yang sekolah malam di kejar paket B - kelas 3 .
dengan halus dan tegas
saya katakan :

" kamu itu masih muda,
yang semangat.
langkahmu masih panjang...
jangan menyerah..
jangan mau kalah sama penyakit "


setelah itu ,saya pamit.
dan mereka mau memberi saya amplop.

saya katakan :

"tidak usah , untuk beli makanan yang sakit saja.
terima kasih. "


malam itu, perjalanan pulang kerumah
naik motor yang sejak 5 tahun lalu belum ganti.
semakin terasa melegakan dan bahagia.

saya merenung
" jaman sudah merdeka,
nasib orang miskin tetap saja susah "

saya bersyukur atas kehidupan saya.
di bandingkan nasib remaja putri
yang baru saja saya temui.





kalau melihat keatas terus.. tidak ada puasnya.
sesekali kita harus melihat
dan menyentuh orang miskin langsung.

yang saya maksud
bukanlah memberi uang
lewat tarnsfer rekening amal di TV swasta.

tapi datang ke rumah mereka yang miskin ,
duduk dan dengarkan keluhan mereka.
dan bantulah dengan tulus...

cobalah..
maka kita akan merasa beruntung
dan semakin bijaksana.

sekian, terima kasih.

salam,
edy pekalongan

Minggu, 08 Agustus 2010

Agustin Merdekawati

setiap kali menyambut 17 agustus ,
saya selalu ingat nama teman saya dulu.
seorang wanita yang lahir 17 agustus
bernama : agustin merdekawati.

nama yang khas..
membawa semangat perjuangan
seperti halnya nama bung karno.




apa anda pernah
mendengarkan pidato bung karno ?

mendengarkan bung karno berpidato
tidaklah seperti membaca tulisan bung karno.

rasanya berbeda...
mendengarkan langsung
bagaimana bung karno berbicara
membuat betah berlama lama.

saya jadi mengerti kenapa di era awal kemerdekaan
orang beramai ramai duduk di depan radio
hanya untuk mendengarkan pidato bung karno

atau orang berkumpul di lapangan
berduyun duyun dari pelosok desa datang ke kota di mana
bung karno berkunjung.

hanya untuk mendengarkan beliau berbicara.

setelah puluhan kali memutar koleksi pribadi
pidato bung karno milik bapak
yang dihadiahkan kepada saya
di tahun 1994.

salah satu pidato yang
terekam dalam bentuk kaset pita.
berjudul:

" bung karno
penyambung lidah rakyat.

pidato bung karno
di depan mahasiswa hukum
universitas airlangga
tahun 1956.

produksi : rakyat kecil "

saya baru mengerti saat ini,
kalau itu adalah bentuk
rekaman independent,

karena bukan bentuk rekaman perusahaan,
hanya produksi individu
yang mengatakan dirinya
bernama : "rakyat kecil "

sudah menjadi adat saya,
kira kira sejak 10 tahun yang lalu

saya selalu memutar kaset pidato ini
tanggal 16 agustus

satu tahun paling saya putar
satu atau dua kali.
mungkin karena itulah.

kondisi kaset ini masih
dalam keadaan baik.

bagi saya pribadi
isi pidato bung karno yang
membagi pengalaman
setelah

perjalanannya keluar negeri.
gelombang pertama ke :
amerika serikat , kanada , italia ,
jerman barat ,swiss

dan
gelombang kedua ke :
soviet union , yogoslavia, austria,
cekoslovakia, monggolia , RRC

ini lebih menakjubkan dari pada
mendengarkan seorang motivator handal
ketika bicara di TV.


dari pidato ini saya bisa belajar menyerap
kata kata bung karno
tentang makna sebuah negara.
tentang makna seorang pemimpin.
tentang makna belajar.

seringkali tetangga yang mendengar saya
memutar pidato ini berkomentar
" kok seperti suara bung karno ya ? "

saya jawab
"memang betul ,
ini bung karno yang berpidato "

saya sendiri pernah bertanya
kepada guru sejarah saya.
di sma.
apakah dia pernah mendengar pidato bung karno ?

dia mengatakan belum pernah.
karena di universitasnya dulu,

mereka tidak punya kaset pidato bung karno.
hanya tulisan tulisan pidatonya.
itupun pidato menyambut 17 agustus.

dan buku seperti
"dibawah bendera revolusi "
guru sejarah sayapun
belum pernah memegangnya.

dan memang tidak semua orang ,
pernah memegang buku
"dibawah bendera revolusi"




apalagi membacanya.





saya beruntung karena
pak dhe saya memilikinya.
bukunya besar dan tebal.

kebetulan almarhum kakek adalah
seorang pendekar
yang ikut laskar pejuang
melawan penjajah belanda
dan penjajah jepang.
hanya tanpa gelar pahlawan.


dan kakek menuturkan kepada bapak.
dan bapak menuturkan kepada saya :
bahwa pesan kakek :

" merdeka atau mati "

mungkin karena itulah saya menyukai sejarah.
dan kalau ada kesempatan, suka mengunjungi makam
para pahlawan.

saya tidak menyalahkan jika ada teman saya
yang tertawa, ketika dulu saya cerita mau
menengok makam jendral sudirman ketika
di jogja.

dan saya tidak menyalahkan kalau
banyak anak muda sekarang banyak yang
tidak tahu sejarah bangsanya
karena mungkin latar belakang keluarganya
tidak sama seperti saya.

dan saya tidak menyalahkan
kalau ada orang muda yang suka meremehkan
jasa pahlawan,
apalagi menghina bangsa indonesia dengan enteng.

karena dia mungkin hanya pintar membaca ,bicara dan menulis

dan belum pernah mengalami
seperti kakek saya ditodong bedil tentara belanda
dengan hanya membawa sebilah tombak
untuk mempertahankan tanah miliknya.
dan berhasil mengalahkan yang membawa bedil.


bukannya lebih bijak ,
jika ada orang yang tidak suka dengan negara ini,
lebih baik dia angkat kaki dan pindah
dari republik indonesia ...

dan silahkan memilih negara mana yang dia sukai...

saat ini pidato bung karno
adalah arsip sejarah.

orang boleh memalsukan tulisan bung karno,
( sebagian malah memusnahkannya dengan sengaja )

tapi pidato bung karno dan suaranya...
itu khas dan tidak bisa di tiru.
mungkin bisa tapi sulit...

apalagi di kaset rekaman saya , ada suara bisik bisik
pendengar, ada suara microfon yang berdengung...

ada suara kereta api lewat...
dan tepuk tangan penonton
serta guyunan bung karno
yang membuat hadirin tertawa..
itu sulit sekali di tiru.



tahun 2009 lalu saya menyempatkan
membuat rekaman ulang dari kaset pita ini
dan saya buat dalam format Mp3.

untuk berjaga jaga jika ada sesuatu yang membuat
koleksi saya ini hilang atau rusak.

rekaman ini terbagi
menjadi 4 potongan pidato format mp3.
yang keseluruhannya berdurasi satu jam.

pada kesempatan istimewa ini,
saya tergerak untuk membuat kopi
pidato bung karno koleksi saya ini
dan menjualnya.

bagi yang membeli
ini akan menjadi salinan dokumen
yang berharga untuk dijadikan media belajar.

bagi pengagum bung karno.
sebuah pidato bung karno
adalah koleksi yang berharga
seperti penggemar barang antik tertentu,
dia rela membeli dan harga adalah nomer sekian.

memberi hadiah berupa pidato bung karno
kepada guru sejarah
atau perpustakaan sekolah tempat anda dulu
belajar adalah sebuah hadiah yang luar biasa.

anak anda ,keponakan anda, ketika bertanya
siapa bung karno ?

anda bisa menjelaskan
bahkan memperdengarkan suaranya
melalui rekaman ini.

memberi hadiah rekaman pidato bung karno
kepada pejuang yang masih hidup.
akan membuat beliau terharu
mengenang masa lalu.

bahkan jika anda memberi hadiah
rekaman pidato bung karno
kepada seorang guru spiritual
yang mengagumi bung karno.
bisa jadi anda akan menjadi
orang kesayangan guru tersebut.


karena rekaman ini dalam format mp3.
anda bisa menggandakannya.
dan membaginya untuk
orang orang yang anda cintai.

sekaligus menjaga dokumen sejarah.



harga pengganti mp3 rekaman
" pidato bung karno
tahun 1956 di depan mahasiswa hukum
universitas airlangga."

bagi saya pribadi
sudah pernah menawarkan pidato ini dengan
harga sangat murah tapi malah tidak laku.

lalu saya melihat iklan di koran nasional
tarif mendengarkan seorang motivator
berharga satu juta rupiah.

berarti saya salah strategi atau
terlalu lugu atau polos atau bodoh ya...

karena sampai dengan saat ini
saya belum menemukan motivator/trainer di indonesia
walaupun bukunya mahal dan tarif seminarnya jutaan rupiah.
belum ada yang sekaliber bung karno.

maka rekaman pidato ini
harus berharga lebih mahal dari itu.
agar siapapun yang memilikinya bisa menghargainya


niat saya adalah membagi dokumen berharga ini
kepada orang yang sungguh sungguh mau berkorban
untuk mendapatkannya.
karena hidup adalah perjuangan.

harga mp3 rekaman pidato ini : tiga juta rupiah.
yang tertarik silahkan hubungi email saya :

edy_pekalongan@yahoo.co.uk

penawaran ini hanya untuk 10 orang.
di tutup 20 agustus 2010.

menyambut 17 agustus 2010
saya secara pribadi mengajak anda semua
berusaha tetap menjaga
"api " semangat menjaga dan
membangun negara dan bangsa ini
dengan cara masing masing.

saya jadi merenung.

rakyat kecil hanya mengikuti pemimpinnya.
namun jika pemimpinnya
sudah menindas rakyat kecil,
dan memiliki watak
seperti kompeni dan tentara jepang yang kejam.

jangan salahkan jika nantinya ada rakyat kecil
menjadi berani melawan pemimpin.
dan berjuang dengan caranya sendiri untuk merdeka.

saya mengelus dada,
kalau melihat orang mencari keadilan begitu susah.
dan para penjahat negara bebas
bahkan setiap hari keluar di TV seperti artis.

kalau para bayangkara negara tidak tegas
dan hukum negara

di rendahkan dan bisa di beli dengan uang.

lama lama bisa terjadi
kekacauan di masyarakat,
yang menuntut keadilan .


kalau para pemimpin negara acuh tak acuh ,
para politisi cuek dan
bayangkara negara tidak bisa
berbuat banyak membela rakyat
karena di tekan penguasa.

dan suasana menjadi tidak terkendali.

semoga tidak sampai terjadi konflik seperti.
gerakan " kemerdekaan"
di masing masing daerah.

ini adalah tugas para pemimpin
yang berkuasa sekarang.
'
belajarlah .. belajarlah..
belajarlah...dari sejarah.

ketika dulu penguasa belanda menindas rakyat ,
ketika sudah kelewat batas...
para pendekar akan bermunculan...

munculah cut nyak dien di aceh

muncullah pendekar si pitung di
betawi.



muncullah pangeran diponegoro
di jawa tengah

muncullah sultan hasanudin
di sulawesi

muncullah kapiten pattimura
di maluku

dan lain lain.

saya masih bertanya dalam hati.

apakah sumpah pemuda 1928
akan terputus...

apakah bhineka tunggal ika
akan terhapus...

monggo kerso...
para pemimpin negara.
yang menjawab lewat perilakunya...
karena di bahu pemimpin negara
kami rakyat kecil menitipkan nasib

semoga kita semua
selamat dan bahagia


salam,
edy pekalongan