Senin, 13 Juni 2011

Rukun



Rukun agawe santoso
Crah Agawe Bubrah

maknanya:

rukun membuat kita kuat
bertengkar membuat kita rusak

kalo setiap umat beragama
di indonesia
mampu untuk hidup rukun.
seperti pepatah jawa di atas.

negara ini akan damai

orang orang yang sudah mampu
untuk rukun sesama manusia
adalah manusia yang sudah
dewasa secara spiritual.

agama hanya perahu yang membantu kita
menyusuri sungai kehidupan.

setelah sampai di tujuan
di daratan
apa kita akan mengendong perahu
kesana kemari yang telah berjasa besar ?

tentu saja , tidak.
kalau itu dilakukan
cepat atau lambat kita akan mati
karena perahu terlalu berat
sebagai beban yang harus di pikul satu orang.

mudah mudahan
kita semua hidup rukun dalam damai.

salam,
edy pekalongan

Minggu, 12 Juni 2011

Malaikat penjaga



sang penjaga biasanya di panggil
ketika ada gangguan kejahatan.

polisi adalah penjaga keamanan
masyarakat.

tentara adalah penjaga keamanan
negara.

begitu pula para pertapa memiliki
para penjaga ketika masalah gangguan
ketentraman batin menyerang ketika
sedang melakukan meditasi atau ibadah.

terutama ketika gangguan sihir hitam
atau bala tentara kegelapan menyerang.

para pertapa budha memanggil bantuan
bodhisatva avaloketisvara dan para
pelindung dharma
dengan mengucap mantra tertentu.

para pertapa hindu memanggil
bantuan dewi kali dan para dewa penjaga
untuk memusnahkan kejahatan.

para pertapa kristen memanggil
bantuan para malaikat. terutama
saint michael.

gambarannya bisa anda lihat
di video you tube dibawah ini :

http://www.youtube.com/watch?v=lLg2YauMuiY&feature=related


semua orang beriman
yang menyakini malaikat
akan mampu memanggil pertolongan
malaikat penjaga ataupun tentara langit.

hanya persolannya,
banyak dari kita merasa tidak yakin
para malaikat akan mendengarkan doa kita.

kalo tidak yakin
sama saja tidak beriman

iman yang kuat
adalah menyaksikan.

semoga para tentara malaikat surga
mau membantu kita ,
jika kita perlu bantuan mereka.

salam hormat dan cinta untuk para malaikat.
terima kasih.

salam,
edy pekalongan

doa Nabi Isa Al Masih



dua bulan terakhir ini
saya mendapat pemahaman
melalui meditasi yang rutin

mungkin bisa di bilang ini bonus
dari latihan meditasi tradisi tibet
yang saya jalankan.

yaitu sebuah metode penyembuhan
melalui warisan doa Nabi Isa Al Masih.

dalam bahasa Inggris di sebut
Lord Prayer atau dalam bahasa Indonesia
di sebut Doa Bapa Kami.

sudah beberapa kali tehnik penyembuhan
melalui doa bapa kami saya gunakan
untuk membantu masalah problem
kesehatan orang lain. terutama yang berhubungan
dengan masalah psikosomatis dan
gangguan serangan batin atau sihir jahat.



bagi anda terutama yang beragama
katolik atau protestan atau yang menyakini
kekuatan guru agung dunia
Nabi Isa Al Masih atau Yesus Kristus.

yang ingin belajar penggunaan
doa bapa kami untuk membantu
orang lain yang mengalami gangguan
kesehatan yang berhubungan dengan
masalah stres / tekanan batin ( psikosomatis )
ataupun masalah gangguan sihir jahat.

akan saya ajari tehniknya.



syaratnya anda haruslah punya
kemauan untuk membantu orang lain
didasari rasa kemanusiaan.
bukan karena dorongan penyebaran agama
atau unsur kekotoran batin.

tahapannya adalah pertama :
niat terhubung lalu
duduk diam
mendengarkan lagu lagu gregorian
yang berbahasa latin.
yang akan saya berikan ke anda.

ada 4 lagu.

efeknya akan sangat menenangkan.

dan dari dulu doa doa berbahasa latin
digunakan oleh para pendeta kristen
ortodox yunani dan sangat ampuh
baik untuk penyembuhan atau
mengusir wabah penyakit.



kedua:
dilanjutkan membaca doa bapa kami
untuk diri sendiri

ketiga :
membantu orang lain
dengan menyentuh keningnya
sambil membaca doa bapa kami


keempat :
memberkati satu gelas air
dengan doa bapa kami
lalu mengusapkannya di kening
,kedua telapak tangan dan kedua telapak kaki.
dan meminumkannya kepada si sakit

kelima :
memberkati satu gelas
air perasan buah anggur merah
dengan doa bapa kami.

sebagai obat untuk si sakit

keenam :
ucapan terima kasih dan syukur
atas proses penyembuhan yang baru terlaksana.



proses tadi akan berjalan
seperti saya melakukan tehnik tersebut
setelah anda mendapatkan inisiasi atau
pembukaan kunci ilmu.
atau lebih tepatnya menerima sedekah ilmu
dari saya.


proses ini memakan waktu kurang lebih
40 menit.

terapi ini cocok di sebut
terapi doa untuk penyembuhan.

selama anda berlatih
akan saya bimbing sampai paham melalui email.

syarat :
tulis biodata anda lengkap
plus foto dan alasan anda mau
belajar metode ini.

pria ,wanita , tua ,muda
pengurus gereja ataupun seorang anggota mafia.
bahkan seorang pelacur.
kalo punya kejujuran dan cinta kasih terhadap sesama manusia
bisa mempelajari ilmu ini.

silahkan ke email :
edy _pekalongan@yahoo.co.uk


mudah mudahan
bonus meditasi saya ini
bermanfaat untuk orang lain
yang membutuhkan.

semoga berkah para guru agung dunia
menyertai langkahku dalam menapaki
jalan kebaikan, keindahan dan kedamaian

salam,
edy pekalongan

Senin, 06 Juni 2011

ke makam leluhur



week end kemaren
saya menyempatkan diri
mengunjungi makam leluhur
di tegal - jawa tengah.

salah satu garis leluhur keluarga
saya yang seorang
tumenggung di tegal ternyata
sambung menyambung ke atas
dan sampai kepada pendiri
kadipaten tegal yaitu
Ki Ageng Sebayu

orang tegal sendiri menyebutnya
Ki Gede Sebayu
sama saja artinya.

malam minggu berdiskusi dengan
teman teman theosofi dari
sanggar adiwerna - tegal.
di rumah pak suroso.


membahas tentang
kehidupan di masa lalu,
proses belajar rohani,
sampailah pada kesimpulan
bahwa masalah perkembangan
spiritual seseorang tidak bisa dipaksakan
tidak bisa di percepat , setiap jiwa
harus melalui jalan yang harus di tempuhnya.

banyak informasi rahasia yang di bagi
saking asiknya ,saya lupa mengabadikan
dalam foto.

diskusi di hadiri oleh
6 orang , saya yang termuda
yang paling tua 70 tahun-an
masih sehat .

paling muda diatas saya berusia 50 tahun.

sampai larut malam,
dan harus istirahat untuk tidur
melanjutkan perjalanan besok pagi.


pagi hari
bangun tidur dan seterusnya
siap siap keluar dari hotel
menuju tempat kumpul




minggu pagi saya di antar oleh
teman teman dari perkumpulan
sanggar teosofi cabang adiwerna _ tegal.

menuju desa danawarih di kecamatan
lebak siu .kabupaten tegal.
sekitar 1,5 jam perjalanan
dari kota tegal meuju arah selatan.

sebelum menuju ke makam
kami bertiga yaitu saya , pak suroso
dan pak hari.

mengarahkan motor kami menuju
tempat seorang kawan diskusi
yang merupakan seorang tokoh NU
seorang kyai muda dari kabupaten tegal.
yang akrab di sapa Gus Mujid.
yang mengelola sebuah pesantren
di desa danawarih.


( foto : di tempat Gus Mujid .
dari kiri : pak roso , gus mujid dan saya )


perjalanan di lanjutkan ke makam
sampailah di sebuah area yang sejuk
dan hijau.




lalu setelah mengisi buku tamu
dan sodaqoh kepada pengurus.

saya berdoa dan menghaturkan
salam kepada leluhur saya
ki gede sebayu



tentunya dengan cara saya pribadi
sehingga mendapat beberapa pesan
dari beliau untuk nasehat kehidupan.

setelah selesai saya sempatkan
mengambil gambar bersama pak hari
yang turut mengantar saya.



( foto : saya dan pak hari )


( foto : di depan makam )

perjalanan kami lanjutkan meninjau
pintu air danawarih yang biasa di jadikan
tempat rekreasi pemuda pemudi setempat
karena sejuk dan nyaman
tidak jauh dari tempat makam
ki ageng sebayu.

di sekitar pintu air
tumbuh pohon mahoni.



( foto : di pintu air )

dan sambil beristirahat
saya sempatkan memberi terapi
kesehatan untuk pak roso
yang mengeluh beberapa bagian tubuh
mengalami gangguan kesehatan.

di tepi jalan ,di bawah pohon
sambil santai .




( foto : memberi terapi kepada pak roso )

lalu perjalanan pulang kembali menuju
mampir ke makam putra ki ageng sebayu
leluhur saya juga.
ki ageng honggowono
di daerah kalisoka.

orang tegal menyebutnya
ki gede honggowono

saya berdoa dan menghaturkan salam
lalu menyempatkan diri berfoto




perjalanan selesai jam 5 sore.

malam harinya saya sempatkan
membeli buku di salah satu
mall di kota tegal.
berjudul :
Healing beyond the body



membeli buku sebagai tanda
perjalanan adalah kebiasaan saya.


dilanjut berjalan jalan melihat
suasan kota tegal yaitu keramaian
alun alun dan stasiun di malam hari
dengan naik becak.

serta menikmati makanan
khas tegal yaitu kupat glebet.
yang banyak terdapat di warung
tidak jauh dari stasiun tegal.


( foto : suasana di warung kupat glebet )

hasil yang dapat saya simpulkan
bahwa napak tilas mengingat sejarah
garis dna yang ada di dalam tubuh kita
adalah sebuah perjalanan menarik
apalagi leluhur yang 12 level di atas kita.
selisih 500 tahun yang lalu.

menyenangkan dan
semakin menggugah semangat kita
untuk mengisi kehidupan di bumi
dengan semangat jawa
" memayu hayuning bawono "

pesan ki ageng sebayu kepada saya

" ojo kadonyan lan wedhi mati "
artinya jangan mabuk harta benda dan takut mati "

itu sama saja
mengajak kita agar tidak menjadi terlalu
berbudaya materialistis dan lupa budaya spiritual.

catatan tambahan juni 2012.
dari penelusuran babad tegal di perpustakaan propinsi jawa tengah.
di dapatkan informasi leluhur ki ageng sebayu.


Ayah ki ageng sebayu adalah pendiri kadipaten Purbalingga yaitu Ki Ageng Tepus Rumput. yang menjadi Adipati Purbalingga yang pertama , masuk wilayah  Kesultanan Pajang. namun sejak kecil ki ageng sebayu tinggal di keraton Pajang di masa Sultan Hadiwijoyo ( joko tingkir ) bersama kakeknya Ki ageng Ngunut . sedangkan sejarah ki Ageng Ngunut adalah putera dari Ki Ageng Mandiro yang merupakan putra dari Bathara Katong yang terkenal sebagai adipati ponorogo yang pertama. bathoro kathong adalah putra dari Prabu kertabhumi - Majapahit yang beristana di Trowulan dengan Permaisuri dari Kerajaan Anarawati . daerah sungai mekong di Vietnam.


kembali ke kisah Ki Ageng Sebayu yang mendirikan Tegal karena tidak mau ikut campur dengan wilayah Panembahan Senopati di Mataram. dimasa kecil sampai muda Ki Ageng Sebayu tinggal di keraton pajang bersama Panembahan Senopati yang merupakan anak angkat Sultan Hadiwijoyo. Ayah Penembahan senopati yaitu Ki Ageng Pemanahan adalah abdi keraton Pajang bersama Ki Ageng Panjawi dan Ki ageng joyo singo ( Ki Ageng Cempaluk ). setelah Kerajaan Pajang hancur . Ki Ageng Pemanahan mendirikan cikal bakal  Mataram . Ki Panjawi mendirikan cikal bakal Kadipaten Pati . Ki Ageng Cempaluk menyepi di desa kesesi , kadipaten pekalongan.


putri ki ageng sebayu bernama Raden Ayu Giyanti Subalaksana di ambil sebagai istri Pangeran Purbaya dari Mataram. sedangkan Putra ki ageng sebayu bernama Ki ageng Honggowono meneruskan kepemimpinan kadipaten Tegal yang akhirnya bergabung dengan kerajaan Mataram di era Sultan Agung Hanyokrokusumo.





Setiap akan pergi Ki Gede Sebayu suka berpakaian dengan iket kepala wulung  tutup liwet (caping bambu) baju tenun gedong hitam pekat berlengan longgar membawa teken kayu timoho serta diiringi oleh Ki Suralaweyan dan Ki Jagasuro. Penampilan khas petani bukan bangsawan. meski jika harus berurusan dengan Mataram pakaian kebesaran masih dipakai.1625 adalah akhir perjalanan beliau yang  kemudian digantikan putera
beliau sebagi Bupati Tegal yaitu Raden mas Hanggawana.

Semoga ada manfaatnya.

salam,
edy pekalongan

Jumat, 03 Juni 2011

mendukung DIY

kesempatan minggu kemaren
mengunjungi yogyakarta
saya pakai untuk menunjukkan
dukungan moral dan spiritual saya
terhadap status keistimewaan jogja.

dengan memakai baju warga
kerajaan mataram islam.
yaitu surjan sebagai warisan sunan kalijogo.

saya berfoto di alun alun utara keraton jogja
bersama sahabat saya.


( foto : dengan back ground keraton )



( foto : di alun alun utara di bawah beringin kembar )


unjuk rasa tidak harus siang hari dan berteriak.
cukup satu orang juga bisa dalam diam.


semoga ada manfaatnya.

salam,
edy pekalongan

Kamis, 02 Juni 2011

makna busana Jawa : Surjan



( foto : raden sosrokartono )

Surjan adalah busana pria jawa
khas kasultanan mataram.

surjan sendiri
dalam ilmu pertanian jawa.
adalah metode pengolahan tanah
yang di buat tinggi rendah berselang seling
untuk menghindari air pasang


( foto : lahan yang sudah dibuat surjan )

yang jika dilihat dari atas seperti
model garis garis kain tenun lurik

dan kain tenun lurik sendiri
motifnya berselang seling .

baju Surjan
berlengan panjang .
terbuat dari kain tenun lurik.

diciptakan oleh sunan kalijaga
sebagai model baju takwa.



dengan ciri .
di ujung kerah leher ada kancing berjumlah enam
yang berarti rukun iman dalam islam.

dan di dada ada 2 kancing
dan di perut ada 3 kancing.
sehingga di badan ada 5 kancing
yang berarti lambang rukun islam.

sunan kalijogo tidak menggunakan jubah
seperti orang arab.

beliau menciptakan model pakaian
islam utk orang jawa tanpa perlu
meniru budaya pakaian orang arab.
yang kemudian di sebut surjan.

pewaris baju surjan
adalah kesultanan yogyakarta.



pada kesempatan beberapa hari lalu
saya ke jogja.
dan mengenakan pakaian surjan.
waktu berkunjung ke rumah teman di kaliurang.


sedangkan udheng atau ikat kepala
khas jawa dengan motif batik.
tetap di kenakan pria jawa.

untuk kasultanan mataram
udheng dibuat dengan model
khas seperti yang saya pakai
dalam foto di atas.

karena udheng di setiap wilayah
memiliki seni mengikat sendiri sendiri
sehingga hasil simpul dan bentuknya
menjadi berbeda.

ini melambangkan pemahaman
manusia itu setiap daerah berbeda.
atau bahasa modernnya
" isi kepala manusia itu
berbeda beda tergantung pemahaman
pikirannya "

semoga ada manfaatnya.
terima kasih.

salam,
edy pekalongan