Minggu, 24 Juni 2012

@NBCSemarang : semangat warung kopi


foto setelah kopdar



Kopi Darat Nulisbuku club semarang tgl 24 juni 2012 . Lokasi di warung singosari depan wonderia. di mulai sekitar jam 10 lebih 20 menit. saya : edy pekalongan dan titis firman , lalu "mbek "  memilih tempat duduk. tak lama kemudian datanglah tyas .

kita mulai obrolan dengan saling mengenal. saling berbagi infrmasi tentang diri kita pribadi. lalu berbagi tentang tata cara mengupload naskah ke nulisbuku.com dan bagaimana sebuah naskah buku bisa diselesaikan dengan baik. sambil menikmati kopi dan minuman. tyas mengupdate informasi jalannya acara lewat twitter @NBCSemarang.

saya sempatkan untuk membacakan beberapa puisi dari buku saya ke 4 yaitu kalacakra . buku puisi seorang yogi. salah satu puisi yang saya baca adalah dibawah ini:

# bau pesing di negeri kambing 

di negeri kambing
perawan ting ting
di perdagangkan
kitab suci hanya di butuhkan
saat upacara sumpah jabatan

di negeri kambing
terdakwa di tinggikan
hukum di rendahkan

di kantor kantor
karyawan bertasbih kepada atasan
nama Tuhan di bingkai
lalu di pajang di tembok – tembok
sebagai hiasan ruangan

di kelas – kelas
siswa mengajarkan
cara guru menjadi babu
menyajikan menu
bagi mereka selaku tuan

di negeri kambing
pemerintah menaikkan harga
dan menurunkan nilai uang negara
uang kertas bergambar wajah penguasa

kini berganti penguasa
gambar wajah penguasa lama
di ganti gambar bapaknya
dan nilainya berlipat dua

di negeri kambing
induk kambing mengatur segala
jika masyarakat mengembek
prajurit kambing lalu menanduknya

karena sering tertidur
hidup di negeri kambingpun
kita belum terjaga

2 februari 2003

kemudian datanglah riris rukma dengan yulza ariza.
informasi ini diupdate oleh teman kita melalui twitter oleh mbak @WindOei pada jam 12.05 wib :
"@NBCSemarang: Hello temansss..udah ada mas @edypekalongan @dnya2s @mbek_telkom @andiatno" « salaam :) :) + @roekma @yulfayuppi? Sapa lagi?

acara dilanjutkan sharing tentang rencana proyek ketiga yaitu menggarap nulis buku bersama dengan tema " tentang Rokok ". rencana ini akan diumumkan kemudian hari melalui twitter.

Sharing dilanjutkan dengan rencana pertemuan kopi darat berikutnya. harapan kita yang hadir. teman teman follower nbc semarang mau ikut kopdar. terutama yang punya rumah di semarang. untuk mau menjadi tuan rumah menyediakan lokasi dan yang hadir tetap membayar iuran untuk makan dan minum sendiri.  jika di rumah dengan lesehan tikar ini akan lebih pas dan santai. kendala inilah yang menjadikan kopi darat nbc semarang selalu di adakan di warung.  tak lama tyas pamit undur diri karena ada keperluan.

memang ada sebuah kebiasaan sejak jaman dahulu kalau sebuah warung akan menjadi tempat bertemu dan berbagi cerita bagi siapapun yang mampir. entah itu musafir yang lewat, orang yang  ekedar minum kopi. warung menjadi semacam tempat terbuka yang "welcome" untuk siapa saja asal anda membayar makanan dan minuman.

satu satunya tempat semua orang boleh mampir adalah warung. di warung tidak ada basa basa seperti di rumah. di warung kita lebih nyaman. mungkin kebijaksanaan warung inilah yang menjadikan para calon pendekar kata di masa depan lahir melalui komunitas nulisbuku club semarang.

di warung tidak ada kasta. semua orang mau kaya atau miskin. pintar atau bodoh. boleh mampir dan duduk disana. warung adalah tempat makan dan minum. namun dalam prakteknya kopi darat nbc semarang melampaui ritual makan minum menjadi bermakna karena unsur berbagi semangat menulis.
yang utama adalah semangat menulis. persoalan kita akan menulis apapun , itu bergantung pada minat dan bakat masing masing. tidak ada batasan dalam menulis sebuah tema.

kita menulis dalam huruf latin dan bahasa indonesia. oleh karenanya kita harus memahami semangat huruf latin yang mengusung ilmu pengetahuan. dan memahami semangat bahasa indonesia sebagai penerus dari bahasa melayu kuno yaitu bahasa perdagangan sejak jaman kerajaan sriwijaya diabad ke 8 sampai awal abad ke 15 M. di masa lalu bahasa melayu kuno adalah percampuran bahasa jawa kuna dan bahasa serapan dari melayu yang sifatnya elastis dan berkembang sebagai bahasa perdagangan. bahasa melayu tidak mengenal kasta kasta. sebagai bahasa pergaulan dalam dunia perdagangan bahasa melayu kuno sejak abad ke 15 M di kenal di wilayah perdagangan dari pulau Mindanau di philiphina saat ini sampai Persia atau Iran saat ini.

Semangat bahasa persatuan melayu kuno inilah sebagai cikal bakal bahasa Indonesia.
kita menulis dalam huruf latin dan bahasa indonesia. maka dengan mengetahui sejarah dan semangat huruf latin dan sejarah bahasa persatuan kita.  akan memberi setidaknya gambaran bahwa sebuah bahasa dan huruf memliliki sejarahnya . tidak langsung ada dan digunakan sebagai simbol komunikasi.

kalau kita menyadari bahwa sebelum republik indonesia merdeka sudah ada penulis. maka seorang penulis tidak boleh merasa terhambat oleh kendala bahasa indonesia dengan segala tata bahasanya yang baku. karena sebelum buku pedoman tata bahasa yang baku di ciptakan, sudah ada orang menulis syair dan menulis cerita.

sebelum fakultas sastra indonesia pertama didirikan di republik ini.  jauh sebelumnya sudah lahir sastrawan lokal. maka jangan alasan kalau tidak kuliah sastra maka anda takut menulis. tanpa fakultas sastrapun seorang yang terpanggil untuk menulis dan berkarya tetap akan terus berkaya dan menulis dalam ruang lingkup budaya masyarakatnya.

seorang satrawan lebih dulu hadir sebelum perguruan tinggi dan fakultas sastra didirikan. hambatan terbesar seseorang untuk menulis buku dan merampungkan prosesnya adalah kurangnya informasi dan semangat bimbingan dari orang yang telah menulis buku. maka ijinkanlah saya membagi nyala api menulis di dalam diri saya kedalam diri anda semua.

semoga dengan pertemuan ini. semangat menulis kita tetap menyala. tetap lestarikan semangat komunitas penulis kelas warung kopi.

salam,
edy pekalongan

Senin, 18 Juni 2012

Program Menulis




mulai bulan depan saya akan mewujudkan sebuah program sosial pendampingan bagi para guru atau dosen di kota pekalongan yang ingin mewujudkan impiannya menulis buku. program ini saya beri nama :

Satu Guru / Dosen menulis Satu Buku

untuk selengkapnya bisa di baca di alamat di bawah ini :
http://edypekalongan.blogspot.com/p/gerakan-menulis.html






ini adalah sebuah program pendampingan selama 3 bulan secara intensif.
di peruntukkan hanya bagi 30 orang saja.
sumber pembiayaan untuk program ini berasal dari peserta sendiri.
mereka dalam 3 bulan ini akan saya pandu untuk mewujudkan karya sebuah buku
dan akan di cetak dan di jual melalui www.nulisbuku.com

ada pertemuan kelas tatap muka rutin dan di tambah  konsultasi rutin satu minggu sekali via telepon ataupun email.
siapapun yang mengikuti program ini dalam 6 bulan akan memiliki sebuah karya buku sendiri.

program akan dimulai awal  juli 2012.
kontribusi peserta 99ribu rupiah per bulan.

sekian. semoga  langkah ini menjadi sebuah awal revolusi intelektual  dan memajukan dunia literasi di kota pekalongan.

salam,
edy pekalongan

Sabtu, 09 Juni 2012

belajar toleransi lewat musik



tahun lalu saya meminjam notebook teman saya untuk menulis naskah buku pertama saya. dalam notebook tersebut ada koleksi musik teman saya yang jumlahnya lumayan banyak. dari koleksi musik teman  tersebut saya belajar mengenal perbedaan aliran musik. musik yang saya sukai selama ini ternyata tidak lagi begitu asik. nyatanya ada koleksi musik teman  yang lebih asik dan enak di dengarkan.
dari kejadian ini saya belajar satu hal bahwa bertukar koleksi musik bisa menjadi sarana bagi diri saya berlatih toleransi.

saya tidak mengenal  LOBO sebelumnya. ternyata musik dia asik. apalagi lagu rock n roll nya.
saya tidak mengenal david foster sebelumnya. ternyata musik dia asik apalagi ketika saya tahu bahwa banyak artis yang di orbitkan olehnya.

saya baru tahu ternyata ada lagu "besame mucho " yang begitu enak di nyanyikan oleh andrea bocelli.
saya menikmati koleksi musik waljinah milik teman saya ini. bahkan ada album musik yang merupakan kompilasi dari para pengamen jalanan di kota kota besar diseluruh dunia yang di rangkum dalam satu album yang berjudul "playing for change "


dalam sebuah notebook teman saya itu ada beragam aliran musik . yang bahkan nama artisnya baru saya tahu. saya mendapat pelajaran nyata bahwa cukup mendengarkan koleksi musik teman saya ini, saya telah banyak belajar tentang toleransi . tidak perlu ikut seminar dan mendengarkan pidato tentang pluralisme.
saya biasa dengan musik gamelan jawa. dan saya juga biasa menikmati kasidah rebana khas timur tengah. saya suka menyimak lagu salawat nabi seperti syair tanpo waton  dari Gus Dur. saya suka kecerdasan ala Muhammadiyah tapi meraka mengharamkan rokok jadi saya lebih suka  style  Nahdhatul Ulama.
saya belajar memahami  agama lain melalui musiknya.

misalnya  saya mulai mendengarkan  koleksi album natal dari il divo. ternyata lagu panis angelicus indah sekali. lagu holy night  juga begitu menghanyutkan.
saya mendengarkan lagu ave maria. dan saya suka.
saya juga suka mendengarkan nyanyian deva premal tentang mantra gayatri . lagu namah sivaya. lagu haree krisna saya juga punya.
saya punya musik pengiring tari bali dan gamelan khas bali.
saya suka mendengarkan lagu mantra maha karuna dharani dalam bahasa sansekerta yang di nyanyikan biksuni dari nepal bernama  Ani Choying.

saya suka mendengar  kecapi suling khas cianjuran, saya punya satu album musik khas sunda .
dari pengalaman ini saya mengyimpulkan untuk diri saya sendiri bahwa banyak mendengarkan  aliran musik dari berbagai tradisi kebudayaan dan agama. bisa melatih diri saya menjadi lebih toleran.

sayangnya di kurikulum pelajaran sma tidak ada pelajaran mendengarkan musik lintas agama dan lintas tradisi suku di nusantara. padahal itu bisa menjadi sarana bagi generasi muda kita untuk belajar toleransi.


bahkan di folder musik hape teman saya yang mengaku toleran belum tentu ada musik rohani dari agama lain.

walopun hape saya ketinggalan jaman. namun masih cukup ada tempat untuk berbagai musik di dalam hape saya. di hape saya semua musik yang indah adalah setara .
latihan yang baik untuk toleransi adalah memasukkan musik rohani dari aliran keagamaan yang kita benci ke dalam hape kita.

jika anda membenci islam. masukkan aliran musik islam ke dalam hape anda.
jika anda membenci katolik. masukkan aliran musik rohani katolik ke dalam hape anda.
jika anda membenci yahudi. masukkan aliran musik rohani yahudi ke dalam hape anda.


dulu saya membenci musik jazz, karena saya anggap itu musik kaum borjuis di indonesia. saya lebih suka lagunya iwan fals. maka saya mulai mendengarkan musik jazz di tahun 2006 dan kebencian saya mulai hilang. sekarang saya tidak lagi membenci musik jazz.

bagi saya musik nasional kita adalah orkes melayu atau dang dut. sedikit info untuk anda. ada lagu dangdut baru berjudul TKW ( tenaga kerja wanita ) yang dinyanyikan oleh penyanyi dari semarang bernama soleh akbar. lagunya bagus . suaranya juga oke.

bagi saya lagu berjudul TKW ini pantas menjadi lagu favorit .karena TKW kita sebagai tenaga kerja indonesia di luar negeri setiap tahun menyumbang devisa untuk negara kita 100 triliyun.
bahkan perusahaan paling top milik BUMN di republik inipun belum mampu menyaingi jumlah rupiah kontribusi para TKW di luar negeri.


kalo lagunya Pak SBY saya malah belum punya . saya sedikit tidak suka dengan kinerja Presiden SBY maka saya ingin mencari albumnya tapi tidak ketemu. kalo ada yang punya boleh saya dikasih. semoga dengan mendengarkan musik karya Pak Beye,  ketidaksukaan saya kepada  beliau bisa hilang.
musik louis armstrong " what a wonderful world " mengiringi saya menutup tulisan ini.

salam,
edy pekalongan