Langsung ke konten utama

Mendalami OSHO




Beberapa bulan terakhir saya mulai lagi mendalami berbagai ajaran yg di sampaikan osho. Terutama yg berkaitan dengan yoga dan peningkatan kesadaran manusia.

Banyak hal hal yg saya temukan dalam perjalanan beberapa tahun terakir sudah disampaikan osho dalam catatan ceramah ceramahnya yg saya baca dalam bahasa inggris. Betul apa yg disampaikan oleh sesepuh hindu jawa dari solo tahun 1980 an bahwa osho adalah salah satu guru tantra terbesar abad 20. Dan pengajarannya modern sehingga sampai detik ini banyak hal yang masih sangat relevan.

Sudah 20 tahun tapi untuk rata2 warga indonesia sepertinya belum siap mencerna ajarannya. Kecuali generasi muda intelektual yg modern, mereka akan bisa memahami ajaran osho jika dibimbing seseorang yg paham karena praktik.

Metode meditasi dinamis milik osho bertujuan untuk katarsis / memurnikan seseorang dari doktrin ajaran samawi. Doktrin dan kekangan ajaran kristen untuk generasi muda dan tua di barat berhasil di murnikan oleh osho pada tahun 1970 - 1980 an.

Dalam yoga yg di ajarkan. Osho bisa menyatukan prinsip atheis dan theis.
Metode katarsis osho cocok utk generasi muda. Bahkan tehnik pemurnian kotoran batin menggunakan metode yg radikal.

Untuk melawan pengaruh arabisasi di indonesia. Cukuplah pakai metode osho . Bahkan kapitalisme pun akan lari ketakutan . Bahkan para rohaniawan yg memperbudak masyarakat dgn doktrin akan hancur.
Yg paling berbahaya dari ajaran osho adalah kaum politisi dan penguasa akan kehilangan pengaruhnya.
Osho adalah tabib jiwa. Serial yoga yg sedang kubaca ternyata sangat mengguncang prinsip2 yg saya pelajari.

Ini sesuatu yg indah. Terima kasih guru.
Salam,
Edy pekalongan

Komentar

Inner Beauty mengatakan…
Perlu sebuah transendensi spiritual bagi jiwa bebebas utk memahami filosofi beliau.Berbahagilah bg shbt2 yg beruntung membaca buku2 beliau..
litz mengatakan…
Temen2 yang tertarik dengan ajaran osho serta berminat utk download terjemahan buku osho bisa berkunjung ke page FB osho indonesia atau ke webnya www.oshoindonesia.com

Postingan populer dari blog ini

cerita memberi japamala

sudah satu tahun lebih saya tidak memakai japamala / butiran manik manik untuk membantu menghitung dalam mengulang ulang mantra. ini karena sebuah keadaan, yaitu ceritanya satu tahun yang lalu. seorang kerabat dari jalur buyut saya. yang sering datang untuk berkonsultasi ke rumah karena berbagai masalah kesehatan yang beruntun. dia seorang wanita seumuran dengan ibu saya. wanita ini sering mendapat serangan batin / black majic . kenapa saya katakan demikian. karena saya mendampingi dia ketika ada masalah sejak tahun 2009. dari ketika dia sakit2-an selama 3 tahun dan tidak ada perubahan. saat ini kondisinya sehat pulih seperti sedia kala. hanya sering mendapat gangguan serangan black majic. maka karena kasihan, tahun lalu saya memberikan japamala / tasbih kayu saya kepada dia. sekaligus saya mengajari dia untuk membaca mantra " om mani padme hum " dan saya beri inisiasi " bodhisatva avalokitesvara " perlu anda ketahui , keluarga kami orang islam jawa. menarik

ebook OSHO : TUhan sudah Mati

OSHO dalam 2 minggu ini saya menterjemahkan beberapa lembar ceramah OSHO  di tahun 1989. Ceramah ini sangat kontroversial , hanya 15 halaman yang saya terjemahkan. itupun cukup membuat saya berdebar debar, apakah nanti yang membacanya sudah siap . padahal ceramah ini disampaikan sudah 20 tahun yang lalu. peradaban manusia sudah mundur, ceramah ini akan membuktikan apa yang saya katakan bahwa mayoritas manusia indonesia saat ini memiliki pemahaman agama yang mundur dari leluhurnya. mereka bersikap lebih fanatik dan kehilangan toleransi terhadap orang yang berbeda. dimasa awal kemerdekaan Indonesia. komunis di terima baik di negeri ini . karena paham komunis ikut serta dalam mendirikan negara ini. anehnya saat ini , ajaran komunis di larang . ajaran kepercayaan leluhur di larang . negeri ini sudah rusak oleh perilaku moral pejabatnya yang rendah . semoga dengan terjemahan kecil dari sekelumit ceramah OSHO , yang jika mau di terjemahkan semua , bisa ratusan lembar untuk satu te