Selasa, 25 Agustus 2015

# alat ukur menjalani kehidupan








amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# alat ukur menjalani kehidupan
*
*
alat ukur dalam menjalani kehidupan bagi saya pribadi adalah pengalaman hidup, hukum alamiah dan alam ini sendiri. karena sifatnya cenderung tetap dan mudah di buktikan. nyata dan mudah diamati. dan saya terus belajar dan berproses.
*
*
alat ukur menjalani kehidupan bagi orang lain bisa berupa ilmu pengetahuan. silahkan. mungkin pedomannya adalah ucapan gurunya. silahkan. mungkin pedomannya adalah para pesohor yang kaya dan terkenal seperti penyanyi, pemain film, multimilyuner yang punya perusahaan. silahkan saja. atau pedoman hidupnya adalah cara hidup tokoh di buku dongeng. seperti spiderman, harry potter, naruto . silahkan saja .
*
*
untuk menilai keadaan saya pribadi, saya bercermin. jika wajah tampak urat - keningnya tegang artinya saya tertekan. jika tubuh tidak ada keluhan artinya baik-2 saja. jika tidur gelisah, artinya banyak pikiran. maka perlu relaksasi. jika tubuh saya baunya tidak sedap artinya saya perlu mandi.
*
*
semakin praktik spiritual yang fokusnya mengamati diri sendiri,menerapkan ajaran baik untuk diri sendiri. tubuh saya semakin sehat. pikiran saya semakin awas. perasaan saya semakin terlatih. selera musik yang saya nikmati berubah. saya lebih peka terhadap keindahan.
*
*
bagi saya pribadi. ketenangan bisa dicapai jika adanya keselarasan antara tubuh, pikiran dan perasaan. jika ketiganya yang selaras berlanjut bisa berdamai dengan keinginan hidup dan kenyataan hidup. maka rasa tenang hadir dengan sendirinya.
*
*
apapun praktek latihan spiritual saya. akan saya teruskan kalo itu bermanfaat nyata yaitu kesehatan tubuh kasar ( raga ) dan kesehatan tubuh halus ( batin / pikiran & perasaan ). cepat atau lambat, saya sadari setiap pejalan spiritual akan berjalan sendiri. karena setiap orang adalah individu yang unik dan punya jalan hidup yang tidak sama.
*
*
jika tubuh saya sehat. jika batin saya sehat. maka saya lebih bisa menikmati hidup di planet bumi ini. memang masalah selalu ada. tapi saya sesekali menyempatkan diri menikmati kesenangan , entah itu untuk sekedar menyimak musik di warung.
*
*
sayang sekali kurikulum di SMA tidak mengajarkan kepada generasi muda ilmu merawat tubuh dan merawat batin. adanya pelajaran olahraga permainan ( menang - kalah ) dan teori kebaikan dalam agama ( cuma teori ).
*
*
tidak apa-2 . memang begitulah kenyataan hidup. tidak bisa idealis. tidak bisa menuntut sempurna. maka yang bisa dilakukan hanyalah berdamai dengan diri sendiri dan kenyataan hidup. semoga kita semua selamat dan bahagia. karena orang bahagia jauh dari niat jahat. terima kasih.
*
*
salam,
wuddha paing




Tidak ada komentar: