Minggu, 22 Mei 2016

Tenggang rasa




amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# berlatih tenggang rasa
*
*
bagi saya pribadi , tujuan berlatih tenggang rasa agar tidak sampe terjadi tabrakan perasaan yang bisa melukai orang lain dan diri sendiri. tenggang rasa itu seni mengolah perasaan sendiri agar dapat  saling mengenakkan kehidupan sesama manusia. bukan mau menang sendiri tapi tujuannya mengharmoniskan dengan keadaan perasaan manusia lain.
*
*
salah satu cara saya berlatih tenggang rasa adalah melalui mendengarkan berbagai jenis aliran musik. karena jenis musik itu beragam. dan musik sangat dekat hubungannya dengan perasaan manusia. setiap manusia punya selera musik yang berbeda. untuk memahami alam perasaan generasi ayah saya, maka saya mendengarkan musik keroncong ataupun orkes melayu ataupun musiknya koes plus.
*
*
untuk memahami alam perasaan satu suku bangsa / kelompok.  saya mendengarkan musik dari kelompok  tersebut.  berusaha sampai bisa menikmatinya. misalnya untuk memahami style kelompok aliran spiritual lain , saya bisa menikmati musik sufi qawalli - berbahasa urdu, saya juga bisa menikmati musik gregorian - berbahasa latin.  saya juga bisa menikmati musik rock klasik , bossanova , blues juga jazz.
*
*
karya musik itu bentuk ekpresi murni perasaan dari sebuah kelompok. maka kalo mau memahami sebuah kelompok, saya mendengarkan musiknya. dari situ saya bisa menilai kelompok tersebut cenderung punya tujuan kemana. ada musiknya memuja keindahan, ada musiknya yang berisi kritik sosial dan revolusi.
*
*
musik itu kumpulan bunyi berisi rangkaian nada nada. tapi kelompok terorist seperti ISIS, pasti melarang anggotanya mendengarkan musik-2 indah. apalagi musik berisi cinta damai dan kenikmatan hidup. mereka orang-2 yang suka dengan perang dan konflik, takut dengan kekuatan musik yang indah, karena itu langsung mempengaruhi perasaan manusia menjadi lembut dan sulit menjadi kejam.
*
*
kalo telinga saya sudah bisa berlatih tenggang rasa melalui musik, maka saya melatih panca indra saya yang lain agar bisa tenggang rasa, juga melatih pikiran saya agar lebih luwes. perlahan lahan menyusul melatih perkataan dan perilaku saya agar lebih mudah bertenggang rasa. dimulai dari hal kecil.
*
*
kalo ada orang tidak ngerti praktek tenggang rasa ataupun toleransi. tidak apa apa, semua manusia berproses. butuh waktu dan kesempatam untuk berlatih agar bisa berkembang. semoga kita semua slamet dan bahagia. karena orang bahagia jauh dari niat jahat. maka kalo muncul niat jahat di dalam diri, itu tanda saya sedang tidak bahagia. terima kasih
*
*
salam,
wuddha paing

Tidak ada komentar: