Selasa, 19 Januari 2010

Terapi Musik



dalam membantu orang lain yang
datang ke tempat praktek
kadangkala saya menggunakan musik
sebagai pengiring terapi prana

dalam terapi meditasi seringkali
saya juga menggunakan musik pengiring.

musik musik pelepas stres yang berirama lembut
saya gunakan.

beberapa koleksi lagu dari ENYA atau Kitaro
sebagian lagi koleksi musik bernuansa Celtic dengan
suara harpa dengan background suara ombak lembut.

musik suara alam juga saya pakai untuk
kesempatan yang berbeda
antara lain suara air mengalir dengan iringan piano ,
suara jangkrik dan kodok di malam hari
dengan iringan gitar akustik.

walaupun pada pertama kali ,
seringkali orang yang datang ke tempat saya
menganggap saya agak gila.

orang yang sakit kok di suruh duduk
mendengarkan musik aneh sambil
di terapi prana.

beberapa jenis gamelan jawa yang lembut
terutama yang dominan
pelantunan syair kehidupan berbahasa jawa
sering saya pakai untuk pembuka
praktek di pagi hari.

musik instrument sunda yaitu
suara kecapi dan suling juga sering terdengar
di tempat praktek saya.

bagi para tetangga yang sedang bekerja membatik
di rumah sebelah sudah tidak aneh lagi.




musik tanpa di sadari sudah menjadi kebutuhan pokok,
bagi sebagian besar masyarakat kota.

amati saja, kemana anda melangkah .
di mall, di kafe, di restoran,
di hotel, di mobil, di tempat menunggu

bahkan ketika saya mengetik tulisan ini
di warnet , musik sedang di putar.

tempat karaoke, diskotik , atau tempat konser musik
apapaun jenis musiknya bagi saya
adalah sebuah tempat terapi pelepasan stres.

bahkan angka penjualan musik untuk ring back tone
saya yakin bisa menyaingi angka penjualan obat tidur.

musik di beli orang , seperti juga orang membeli obat.
musik di dengarkan orang seperti juga orang makan cemilan.

dari musik etnic, musik relijius, musik popular,
musik khusus sampai musik pemberontakan

semua itu memenuhi selera telinga yang lapar...
kalau mulut punya lidah untuk merasa enak
atau tidak enak sebuah makanan

maka telinga punya antena yang
terhubung dengan pikiran dan emosi
seseorang untuk menilai mana musik
yang pas untuk kondisinya saat ini.

terlalu banyak makan makanan yang tidak sehat bisa sakit.
makan makanan yang sama dalam jangka panjang juga kurang baik.

harus seimbang untuk kebutuhan raga.

begitu pula musik,
musik berpengaruh terhadap emosi manusia.
bahkan mempengaruhi karakter dalam jangka panjang.

syair syair dalam musik bisa mempengaruhi pikiran pendengarnya.

untuk sekedar bergembira musik apapun boleh boleh saja.




tapi untuk membentuk karakter anak muda, musik sangat
bermain di dalamnya.

keras, lunak , kreatif , beringas, cuek...
santun, kritikan, menghujat, semangat , keberanian
semua sifat sifat tersebut bisa anda temuai dalam berbagai jenis musik.

termasuk sifat rela melepaskan...
sifat cinta kasih , sifat perdamaian dan persodaraan
semua itu ada juga dalam berbagai jenis musik.

musik memiliki daya pengaruh atau istilah populernya
mengandung daya hipnotis yang memasuki pikiran bawah sadar

sugesti yang diberikan oleh musik bisa membantu
di gunakan dalam memperbaiki kondisi kesehatan raga, emosi ,
pikiran dan jiwa seseorang.

makanya ada pepatah yang mengatakan
" musik adalah bahasa universal "

terapi musik , saya beranggapan sebagian besar
orang yang mengakses internet
pernah menjalani terapi musik

hanya dia tidak sadar
sedang menterapi dirinya sendiri
dengan musik yang dia dengarkan
entah itu menjelang tidur, di kemacetan
atau di tempat beraktifitas.

selamat menikmati musik
untuk kehidupan yang lebih baik

salam,
edy pekalongan

1 komentar:

sekolah khusus mengatakan...

Kami adalah sekolah khusus autisme Al-Ihsan yang menyelenggarakan pendidikan TK, SD, SMP, SMA, dan terapi untuk anak autis, termasuk terapi musik. Untuk info klik www.sekolahautismeal-ihsan.com