Senin, 07 Juni 2010

menjadi biasa saja



tidak mudah melepaskan sebuah atribut atau gelar
atau profesi yang sudah menyamankan diri kita.

saya memulai bakti yoga dengan jalan berbagai cinta kasih
melalui praktek penyembuhan untuk masyarakat
sejak 2 maret tahun 2009.

dalam sebuah praktek spiritual pasti ada waktu selesainya.

dan harus diteruskan dengan praktek lainnya,
dalam rangka menjalankan tugas kehidupan
sesuai kehendak dan cita cita masing masing individu.

praktek bakti yoga telah
berakhir 31 mei 2010.

yang berarti saya telah mengakhiri
dan melepas sebuah atribut yang
diberikan oranglain
kepada saya yaitu seorang
praktisi penyembuhan alternatif.

saya merasa ringan dan
biasa saja melepas atribut ini.
dan kembali menjadi diri saya sebagai orang biasa.
menjalani kembali kesibukan seperti sebelum
praktek bakti yoga untuk menyempurnakan
ilmu spiritual yang saya pelajari.

ada perubahan dalam watak saya
yaitu saya bertambah sabar dan bijaksana.
dari pada sebelum praktek melayani orang sakit.

dan ada yang aneh,
wajah saya ketika selama praktek
penyembuhan selama kurang lebih 14 bulan
kecenderungan kalo di foto kelihatan lebih tua
dari umur saya.
kadang kadang muda tapi sering terlihat tua.

namun dalam seminggu ini
saya menatap wajah saya di cermin kelihatan berbeda.

saya tertawa, karena terus terang saja.
wajah saya kembali seperti
lebih muda 7 tahun.

enjoy aja...


dalam seminggu ini masih ada orang
yang datang ke rumah
untuk meminta bantuan, ini saya anggap
tamu yang bersilaturahmi bukan lagi pasien.

dan saya merasa bukan lagi
seorang praktisi penyembuhan.
saya hanyalah anak muda biasa.

dan saya menikmati menjadi biasa saja...
menjalani kehidupan dengan ringan
dan kembali menata rencana yang tertunda.

saya menganggap diri saya sudah wisuda.
dan saat ini tidak ingin melanjutkan
ke tingkat yang lebih tinggi.

saya merasa sudah cukup.
dan bersyukur atas apa yang saya peroleh.

saya mulai kembali mendengarkan
musik rock koleksi saya.



menjadi biasa saja...

salam,
edy pekalongan

Tidak ada komentar: