Sabtu, 11 Agustus 2012

putaran roda kehidupan


Foto eddy pekalongan, 4 agust 2012


saya sedang menyusun naskah buku ke 7 saya, yaitu tafsir kitab trisula , ajaran shiwa budha. inspirai yangs aya dapatkan di tahun 2008 saat berkunjung ke candi shiwa di kompleks candi prambanan - jogja. berikut saya ingin membagi salah satu catatan saya untuk anda semua.

Penderitaan dan kebahagiaan
Siapa yang bermain api akan terbakar , siapa yang bermain air akan basah. Manusia menjalani penderitaan dan kebahagiaan itu disebabkan perilakunya sendiri. Oleh karena itu berhati hatilah dalam melangkah. ( kitab Trisula , syair ke 31 )



jika kita mau belajar ilmu flora dan fauna. setiap tumbuhan memiliki masa hidup berbeda tergantung jenisnya. pohon jati memiliki usia lebih panjang dari pohon pisang. bunga mawar memiliki usia berbeda dengan bunga lotus. rumput di tanah memiliki usia yang berbeda dengan rumput di laut. sapi memiliki usia berbeda dengan gajah.  ayam memiliki usia yang berbeda dengan kura kura. ikan paus memiliki usia yang berbeda dengan burung elang.

setiap mahluk memiliki sifat alamiah bawaan dimana disana terkandung durasi rata rata usia. ilmu ini sudah dipelajari oleh para ilmuan ahli tumbuhan dan ahli hewan. seekor ulat akan memiliki usia sekian hari lalu dia harus menjadi kepompong sekian hari lalu dia menjadi kupu kupu sekian hari. lalu bertelur kemudian mati. dan dalam jangka waktu tertentu telur telur itu menetas menjadi ulat . dan meneruskan daur hidupnya dengan memakan dedaunan.

setiap ras manusia memiliki daur hidup usia yang berbeda beda secara pembawaan alamiahnya atau dalam ilmu kedokteran, disebut memiliki kode dna dan sistem fungsi tubuh masing masing. disatu sisi orang eropa kecenderungan berkulit putih, orang china berkulit kuning, orang afrika berkulit hitam. mereka berbeda dari postur tubuh, berebda ukuran tulang, berbeda daya tahan tubuhnya. di lingkungan asli ras manusia tersebut, mereka bertahan hidup dengan memakan sumber daya yang ada di sekitarnya. oleh karena itu makanan suku asli di afrika berbeda dengan makanan suku asli di china , berbeda dengan makanan asli orang irlandia.

dengan mempelajari putaran roda kehidupan, kenapa manusia meninggal dunia, sebab sebab alaminya karena apa. dan faktor faktor yang membuat daya kekuatan alami tubuh manusia bisa kuat atau menurun. manusia bisa menemukan cara hidup yang terbaik. manusia bisa menemukan cara hidup yang memungkinkan dia memiliki rentang usia alaminya.

walaupun saat ini di jaman modern, faktor perang, kejahata , kecelakaan dan faktor penyakit adalah yang paling banyak menyebabkan kematian manusia yang tidak disebabkan oleh faktor alamiah.
dan jika manusia mempelajari orang orang yang akan meninggal dunia, entah karena penyakit atau karena usia tua, dia akna mengetahui ciri ciri orang yang akan segera meninggal dunia, entah dari pernafasannya, atau dari sikapnya.

pelajaran menghadapi kematian diajarkan oleh suku suku pribumi kuno. bahwa kematian tidak untuk di takuti tapi untuk dihadapi .walaupun kematian itu datang mendadak karena sebab bukan alami seperti misalnya kecelakaan atau sebab perang atau sebab penyakit.



jika manusia telah mempelajari daur hidup dan putaran waktu kehidupan dari lahir sampai mati. maka setiap yang dilahirkan akan mengalami kematian, cepat atau lambat. apa apa yang harus dipersiapakan ketika kita menjelang ajal? . sikap apa yang harus kita lakukan ketika akan menjelang ajal? . apakah harus dengan marah, apakah harus dengan tersenyum , ataukah harus dengan diam, ataukah harus dengan pasrah ataukah harus dengan kebingungan. karena kita tidak tahu bahwa kita sedang memasuki proses menjelang kematian  karena daya hidup kita sudah hampir habis.

sikap dalam menghadapi kematian inilah yang harus dipelajari agar manusia tidak di hantui ketakutan dalam hidup yaitu takut mati dan meninggalkan kehidupan di bumi. pengetahuan tentang kematian ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu . sayangnya, pengetahuan ini tidak di ajarkan di universitas, padahal sangat penting .
dengan mengetahui bahwa kita akan mati . entah itu pada batas usia alami kita atau karena faktor tidak alami . maka kita akan tahu bahwa kesempatan hidup di bumi ini adalah sesuatu yang berharga bukan sekedar hanya kebetulan.

tidak ada yang kebetulan dengan jam tanggal bulan serta tahun kelahiran kita. tidak ada yang kebetulan dengan tempat kita dilahirkan . tidak ada yang kebetulan kita lahir dari seorang wanita tertentu yang dibuahi benihnya oleh lelaki tertentu. dengan mempelajari gerak perputaran roda kehidupan. maka kita akan tahu siklus lahir dan mati dari sebuah mahluk mulai dari tumbuhan, hewan dan manusia.

kematian adalah sebuah misteri , seperti kelahiran kita . kita tidak bisa memilih lahir dari orang tua yang kaya raya di jaman yng tentram dan menyenangkan.  tapi kita bisa menyiapkan diri kita menjelang kematian, karena kita masih punya waktu hidup. sikap yang perlu dibangun ketika menghadapi kematian entah itu mendadak atau karena faktor alamiah. akan membantu kita tahu bahwa ketika saat kematian akan tiba, kita sudah tidak dipenuhi ketakutan. kita bisa tenang dan mati dengan damai.

ilmu pengetahuan dan tradisi kuno akan membantu kita lebih baik dalam mempelajari waktu kematian. dengan begitu sikap hidup kita lebih tertata.  jika kita mengikuti daur alami rentang usia manusia dalam ras tertentu yang sesuai dengan ras kita . maka kita akan tahu ada manusia yang sesuai dengan ras kita dan dia mencapai usia sampai 100 tahun. dengan pola hidup ,pola makan  dan ,pola pikir tertentu.

manusia yang tidak  mengerti tentang daur hidup kematian alamiah di dunia binatang, di dunia tumbuhan dan di dunia manusia. dia  akan keliru memahami fungsinya dalam hidup.  rumput punya fungsi , pohon punya fungsi, hewan punya fungsi yang kesemuanya menjaga kelangsungan hidup di bumi secara alami dan seimbang . hanya manusia yang merusak fungsi alami tersebut dengan berbagai pemikiran bodoh dan sikap merusaknya.

mumpung masih hidup, kumpulkanlah bekal mempelajari ilmu perputaran roda  kehidupan , siklus lahir dan mati. maka kita akan menjadi lebih siap dalam menghadapi kematian sekaligus siap untuk hidup sampai rentang usia maksimal sesuai ras kita dengan bahagia. demikian semoga ada manfaatnya.


salam,
eddy pekalongan

Tidak ada komentar: