Langsung ke konten utama

# belajar memaklumi





amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# belajar memaklumi 
*
*
seiring bertambahnya usia. saya belajar menerima kenyataan bahwa setiap manusia dewasa yang saya temui punya lifestyle dan pandangan hidup yang berbeda beda. dan itu wajar saja. dengan resiko enak dan tidak enak akan dirasakan sendiri oleh yang bersangkutan.
*
*
saya belajar tidak memaksakan prinsip hidup saya untuk dipakai orang lain. dan belajar menghargai prinsip hidup orang lain walopun itu mungkin masih aneh atau asing. saya berusaha menghindari berdebat tentang isu di media massa yang tidak penting bagi hidup. karena akan memboroskan waktu dan tenaga.
*
*
saya tahu. tidak semua orang dewasa punya kesadaran hidup menjaga kebersihan, tertib berkendara, belajar antri, mau olahraga teratur. mau mengurangi perusakan lingkungan. karena itu semua butuh proses pendidikan, pelatihan dan waktu . maka saya harus maklum pada perilaku yang kurang tertib, daripada terus berkonflik dan menyalahkan. saya mulai menertibkan diri sendiri saja.
*
*
ada yang baru belajar menyelami makna kehidupan. setelah mengalami kegagalan usaha, mengidap penyakit berat atau peristiwa kematian keluarga terdekat secara mendadak. tapi cepat atau lambat , semua manusia akan belajar dari pengalaman hidupnya sendiri. bagi saya pribadi. sangat rugi kalo sudah menua baru belajar makna hidup, karena kekuatan raga dan panca indra akan berbeda dan pilihan merubah lifestyle lebih terbatas di masa tua,
*
*
kehidupan adalah saat ini, masa lalu mau dianggap sebagai beban berat menjalani hidup . atau mau dianggap sebagai bekal dalam memperbaiki kualitas menjalani hidup. semua tergantung pada pola pikir setiap individu yang menjalani. karena enak dan tidak enak. akan dirasakan sendiri. 
*
*
dengan belajar memaklumi dan terus berproses, hasilnya sementara ini yang saya rasakan adalah lebih mudah menerima kenyataan hidup. saya menerima kenyataan bahwa ada lebih dari 4 milyar manusia di bumi rebutan mencari makan , mencari uang , mencari kesenangan hidup.
*
*
karena ada milyaran manusia di planet bumi yang juga merasakan menderita dalam hidupnya. saya pun merasa biasa saja, tidak istimewa dalam penderitaan hidup dan lebih banyak bersyukur. 
*
*
sepeda motor dan mobil itu alat transportasi , baik untuk kenyamanan hidup. setiap rumah mau punya sepeda motor dan mobil. itu baik. jika jalanan saat ini lebih macet dan padat karena jumlah sepeda motor & mobil berlebihan. parkir pun susah. maka saya tidak mau mengeluh atau menyalahkan. karena sebagian kita menyumbang terjadinya peristiwa macet parah tersebut. 
*
*
mobil dan sepeda motor itu di ciptakan oleh penemunya sebagai alat transportasi. bukan sebagai alat pamer atau alat pencitraan status sosial. namun sudah bergeser fungsi. dan itu nyata ternjadi. begitupula ajaran spiritual dari para tokoh tercerahkan masa lalu. kalo saat ini sudah bergeser fungsinya untuk tujuan yang lain. sekali lagi, saya cukup maklum saja.
*
*
dengan lebih banyak bersikap maklum pada kejadian diluar diri dan lebih fokus menata diri sendiri. maka hidup jadi lebih ringan dan fokus pada kebahagiaan diri sendiri. lalu jika ada waktu luang, dipakai untuk hal hal yang lebih bermanfaat. semoga kita semua slamet , sehat dan bahagia. terima kasih.
*
*
salam,
Wuddha Paing





Komentar

JUBAIDHA IDAH mengatakan…
assalamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim... senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan KH. Ahmad Danan hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dan mengunjung websiteNya http://pondok-allaqsha.logdown.com
semua petunjuk K.H. Ahmad Danan saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih call. 082291286336 K.H. Ahmad Danan saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silahkan KLIK DISINI













































Postingan populer dari blog ini

cerita memberi japamala

sudah satu tahun lebih saya tidak memakai japamala / butiran manik manik untuk membantu menghitung dalam mengulang ulang mantra. ini karena sebuah keadaan, yaitu ceritanya satu tahun yang lalu. seorang kerabat dari jalur buyut saya. yang sering datang untuk berkonsultasi ke rumah karena berbagai masalah kesehatan yang beruntun. dia seorang wanita seumuran dengan ibu saya. wanita ini sering mendapat serangan batin / black majic . kenapa saya katakan demikian. karena saya mendampingi dia ketika ada masalah sejak tahun 2009. dari ketika dia sakit2-an selama 3 tahun dan tidak ada perubahan. saat ini kondisinya sehat pulih seperti sedia kala. hanya sering mendapat gangguan serangan black majic. maka karena kasihan, tahun lalu saya memberikan japamala / tasbih kayu saya kepada dia. sekaligus saya mengajari dia untuk membaca mantra " om mani padme hum " dan saya beri inisiasi " bodhisatva avalokitesvara " perlu anda ketahui , keluarga kami orang islam jawa. menarik

ebook OSHO : TUhan sudah Mati

OSHO dalam 2 minggu ini saya menterjemahkan beberapa lembar ceramah OSHO  di tahun 1989. Ceramah ini sangat kontroversial , hanya 15 halaman yang saya terjemahkan. itupun cukup membuat saya berdebar debar, apakah nanti yang membacanya sudah siap . padahal ceramah ini disampaikan sudah 20 tahun yang lalu. peradaban manusia sudah mundur, ceramah ini akan membuktikan apa yang saya katakan bahwa mayoritas manusia indonesia saat ini memiliki pemahaman agama yang mundur dari leluhurnya. mereka bersikap lebih fanatik dan kehilangan toleransi terhadap orang yang berbeda. dimasa awal kemerdekaan Indonesia. komunis di terima baik di negeri ini . karena paham komunis ikut serta dalam mendirikan negara ini. anehnya saat ini , ajaran komunis di larang . ajaran kepercayaan leluhur di larang . negeri ini sudah rusak oleh perilaku moral pejabatnya yang rendah . semoga dengan terjemahan kecil dari sekelumit ceramah OSHO , yang jika mau di terjemahkan semua , bisa ratusan lembar untuk satu te

Mendalami OSHO

Beberapa bulan terakhir saya mulai lagi mendalami berbagai ajaran yg di sampaikan osho. Terutama yg berkaitan dengan yoga dan peningkatan kesadaran manusia. Banyak hal hal yg saya temukan dalam perjalanan beberapa tahun terakir sudah disampaikan osho dalam catatan ceramah ceramahnya yg saya baca dalam bahasa inggris. Betul apa yg disampaikan oleh sesepuh hindu jawa dari solo tahun 1980 an bahwa osho adalah salah satu guru tantra terbesar abad 20. Dan pengajarannya modern sehingga sampai detik ini banyak hal yang masih sangat relevan. Sudah 20 tahun tapi untuk rata2 warga indonesia sepertinya belum siap mencerna ajarannya. Kecuali generasi muda intelektual yg modern, mereka akan bisa memahami ajaran osho jika dibimbing seseorang yg paham karena praktik. Metode meditasi dinamis milik osho bertujuan untuk katarsis / memurnikan seseorang dari doktrin ajaran samawi. Doktrin dan kekangan ajaran kristen untuk generasi muda dan tua di barat berhasil di murnikan oleh osho pada tahun