Langsung ke konten utama

Merawat badan dan Batin






amit amit ngaliman salam
mohon ijin berbagi
# merawat badan & batin
*
*
badan atau raga saya punya hubungan dengan batin saya. batin itu pikiran dan perasaan. kalo raga sedang sakit misalnya gatel di lipatan tubuh karena sesuatu, maka pikiran ikut merasakan tidak nyaman, perasaan juga ikut terpengaruh.
*
*
hubungan badan dan batin ini sangat erat. jika saya menyimpan marah dan kecewa yang mendalam tiga hari tiga malam. maka efeknya mulai membuat pikiran tidak nyaman. sulit tidur.
*
*
saat awal belajar meditasi , malah pikiran negatif yang sering muncul, juga kemarahan, kebencian. maka saya disarankan oleh seseorang berhenti meditasi. lebih diarahkan ke proses katarsis selama setahun, atau praktek membuang sampah di pikiran dan perasaan. ini baik bertujuan mengurangi  beban batin .
*
*
katarsis yang lumrah adalah bertengkar , marah-2, curhat, nangis. katarsis alami yang lain adalah aktivitas seksual, bisa juga gila belanja / shoping, gila kerja. liburan. nonton konser musik. hasilnya setelah katarsis ini adalah munculnya perasaan lega dan relaks.
*
*
salah satu kataris luar biasa dalam masyarakat yang tertekan bertahun tahun adalah perang. yaitu dimana ketidakwarasan , kekejaman, kebrutalan menemukan tempat pelampiasan dengan membunuh, menyiksa. makanya orang yang tertekan senang bergabung dengan group teroris / group kerusuhan / group tawuran.
*
*
jika menulis status di facebook menjadi sarana katarsis. maka statusnya  berisi sampah pikiran dan sampah perasaan yang dibumbui dengan marah, kebencian dan beban batin lainnya . facebook berfungsi jadi toilet umum pikiran. silahkan amati sendiri.  saya juga kadang melakukan itu. tapi sudah banyak mengurangi.
*
*
badan orang yang menjadi budak di masa lalu, harus tunduk pada perintah majikannya. di suruh ini itu harus mau. dan tidak di bayar . jaman sekarang sudah tidak ada. mungkin ada tapi di samarkan secara halus.  begitu pula batin orang yang terjajah, pikiran dan perasaannya di kendalikan perintah majikannya. tidak punya kemerdekaan untuk berpikir dan mengekpresikan perasaannya. baik jaman dulu maupun jaman sekarang ,  biasanya budak itu pake seragam baju tertentu, tanda di tubuh tertentu, agar mudah di kenali majikannya.
*
*
 karena saya bukan budak manusia lain. saya budak dari keinginan saya sendiri. maka praktek spiritual saya adalah belajar mengendalikan keinginan diri sendiri.  merawat badan dan batin sendiri agar tetap berfungsi baik. tujuannya agar sehat dan bisa menikmati  kesenangan hidup di planet bumi. walopun kadang mengalami sedih .  kadang sakit mencret, saya terima itu sebagai resiko hidup. karena susah senang. menderita dan nikmat. enak dan tidak enak.  itu adalah  satu paket kehidupan.
*
*
kalo masih di jajah, ya berusahalah untuk merdeka. salah satu jalan adalah pendidikan. dan di internet , kalo beruntung sodara bisa belajar melepaskan diri dari tipu daya perbudakan batin oleh manusia atau organisasi manusia yang meneruskan tradisi perbudakan di muka bumi dalam berbagai jenis topeng palsunya. terima kasih.
*
*
hidup miskin tidak apa apa bagi saya. yang penting badan dan batin merdeka. karena kekayaan bisa di usahakan di kemudian hari. semoga kita semua slamet dan bahagia. rukun dan damai di bumi. terima kasih.
*
*
salam,
Wuddha Paing

Komentar

JUBAIDHA IDAH mengatakan…
assalamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim... senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesan yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan KH. Ahmad Danan hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dan mengunjung websiteNya http://pondok-allaqsha.logdown.com
semua petunjuk K.H. Ahmad Danan saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih call. 082291286336 K.H. Ahmad Danan saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silahkan KLIK DISINI













































Postingan populer dari blog ini

cerita memberi japamala

sudah satu tahun lebih saya tidak memakai japamala / butiran manik manik untuk membantu menghitung dalam mengulang ulang mantra. ini karena sebuah keadaan, yaitu ceritanya satu tahun yang lalu. seorang kerabat dari jalur buyut saya. yang sering datang untuk berkonsultasi ke rumah karena berbagai masalah kesehatan yang beruntun. dia seorang wanita seumuran dengan ibu saya. wanita ini sering mendapat serangan batin / black majic . kenapa saya katakan demikian. karena saya mendampingi dia ketika ada masalah sejak tahun 2009. dari ketika dia sakit2-an selama 3 tahun dan tidak ada perubahan. saat ini kondisinya sehat pulih seperti sedia kala. hanya sering mendapat gangguan serangan black majic. maka karena kasihan, tahun lalu saya memberikan japamala / tasbih kayu saya kepada dia. sekaligus saya mengajari dia untuk membaca mantra " om mani padme hum " dan saya beri inisiasi " bodhisatva avalokitesvara " perlu anda ketahui , keluarga kami orang islam jawa. menarik

ebook OSHO : TUhan sudah Mati

OSHO dalam 2 minggu ini saya menterjemahkan beberapa lembar ceramah OSHO  di tahun 1989. Ceramah ini sangat kontroversial , hanya 15 halaman yang saya terjemahkan. itupun cukup membuat saya berdebar debar, apakah nanti yang membacanya sudah siap . padahal ceramah ini disampaikan sudah 20 tahun yang lalu. peradaban manusia sudah mundur, ceramah ini akan membuktikan apa yang saya katakan bahwa mayoritas manusia indonesia saat ini memiliki pemahaman agama yang mundur dari leluhurnya. mereka bersikap lebih fanatik dan kehilangan toleransi terhadap orang yang berbeda. dimasa awal kemerdekaan Indonesia. komunis di terima baik di negeri ini . karena paham komunis ikut serta dalam mendirikan negara ini. anehnya saat ini , ajaran komunis di larang . ajaran kepercayaan leluhur di larang . negeri ini sudah rusak oleh perilaku moral pejabatnya yang rendah . semoga dengan terjemahan kecil dari sekelumit ceramah OSHO , yang jika mau di terjemahkan semua , bisa ratusan lembar untuk satu te

Mendalami OSHO

Beberapa bulan terakhir saya mulai lagi mendalami berbagai ajaran yg di sampaikan osho. Terutama yg berkaitan dengan yoga dan peningkatan kesadaran manusia. Banyak hal hal yg saya temukan dalam perjalanan beberapa tahun terakir sudah disampaikan osho dalam catatan ceramah ceramahnya yg saya baca dalam bahasa inggris. Betul apa yg disampaikan oleh sesepuh hindu jawa dari solo tahun 1980 an bahwa osho adalah salah satu guru tantra terbesar abad 20. Dan pengajarannya modern sehingga sampai detik ini banyak hal yang masih sangat relevan. Sudah 20 tahun tapi untuk rata2 warga indonesia sepertinya belum siap mencerna ajarannya. Kecuali generasi muda intelektual yg modern, mereka akan bisa memahami ajaran osho jika dibimbing seseorang yg paham karena praktik. Metode meditasi dinamis milik osho bertujuan untuk katarsis / memurnikan seseorang dari doktrin ajaran samawi. Doktrin dan kekangan ajaran kristen untuk generasi muda dan tua di barat berhasil di murnikan oleh osho pada tahun