Rabu, 17 Januari 2018

Rumah Kedamaian





amit amit ngaliman salam.
mohon ijin berbagi
# Rumah Kedamaian 
*
*
membuka pintu kesadaran di dalam diri, bisa melalui beberapa jalan. kalo yg cerdas otaknya bisa memakai jalan kebenaran. kalo yang peka perasaannya bisa memakai jalan keindahan. kalo yang nggak suka mikir dan nggak peka rasanya , bisa lewat aksi nyata, jalan kebaikan.
*
*
jalan kebenaran di tempuh para sarjana / filsuf / pemikir. jalan keindahan di tempuh para penyair, pelukis, sastrawan, seniman. jalan kebaikan di tempuh para sukarelawan, aktivis dengan kerja bakti dan pelayanan.
*
*
menjadi keliru kalo ingin memahami jalan keindahan lewat debat . menjadi keliru kalau memahami jalan kebenaran lewat rasa suka dan tidak suka. menjadi keliru kalo memahami jalan pelayanan cuma lewat berpikir kajian teori dan kirim status di media sosial. karena masing masing punya cara / metode sendiri. 
*
*
jalan kebenaran untuk membuka kesadaran dengan alat olah pikir. disini konsentrasi pikiran menjadi utama, maka meditasi adalah pelengkap jalan yang ditempuh. dilain sisi , jalan keindahan untuk membuka kesadaran dgn alat olah rasa, maka musik dan nyanyian , doa , sesaji , membaca sastra , sembahyang adalah jalan yang di tempuh.
*
*
jalan kebaikan untuk membuka kesadaran dgn cara praktik langsung / Lelaku, maka praktik berbuat baik tanpa pamrih adalah jalan yang di tempuh. bagi saya ketiga jalan ini adalah alternatif yang paling sederhana dan mudah dipilih untuk membuka kesadaran di dalam diri manusia modern.
*
*
ketiga jalan ini dalam sejarah menghasilkan guru guru tercerahkan. menjadi sia sia dan tidak pas jika membandingkan guru dari jalan berbeda , karena masing masing memiliki jalan pencerahannya sendiri. baik jalan seorang Chuang Tzu dan jalan seorang jalaludin rummi ataupun jalan seorang Guru Nanak dan jalan seorang santo fransiscus de asisi. pada akhirnya punya cerita yang sama yaitu memasuki rumah kedamaian di dalam diri. 
*
*
setiap orang yang berjalan di jalur spiritual apapun , cepat atau lambat akan membuka pintu kesadarannya sendiri. jika dia berusaha. jadi kalo sodara tidak berani sendiri. jadilah pengikut. dan teruslah setia menjadi pengikut sesuai peta guru anda yang telah terbangun kesadarannya. tapi sodara sendiri lah yang harus menjalani dan berpraktek mandiri.
*
*
salah1 ciri orang yang sudah membuka pintu kesadaran , ia mulai sadar bahwa kebahagiaan dan kedamaian, kuncinya ada di dalam diri. dan harus di usahakan sendiri, tidak lagi berharap itu datang dari luar. 
*
*
pengamatan kepada diri sendiri. ketika saya sedang bahagia, tidak bisa berpikir buruk dan jahat. apalagi bertindak negatif. maka ketika muncul pikiran negatif dan jahat , itu tanda bahwa saya sedang mengalami perasaan tidak bahagia atau menderita. amatilah sendiri. karena bahagia itu saat perasaan bergetar di gelombang positif yang tinggi. sedangkan pikiran jahat biasanya diikuti perasaan menderita , marah, benci , sedih , sombong , itu bergetar di gelombang rendah. 
*
*
dan dalam situasi komunitas manusia dan masyarakat manusia yang mayoritas perasaannya bergetar di gelombang rendah, maka jenis parasit energy, vampire energy menemukan tempat berkembang biak yang subur. dan ciri utama, sulit menemukan keramahan dan suasana relaks , lebih banyak ketegangan di perilaku manusia dan di daerah tersebut. 
*
*
energy dari pikiran , perasaan, perkataan dan perbuatan manusia memancar ke sekelilingnya. kalo orang itu damai, walopun rumahnya sederhana bahkan jelek pun, kedamaian akan terpancar di dalam rumah itu. ada literatur tulisan yang mengulas tentang hal tersebut. 
*
*
maka jika banyak manusia menemukan kebahagiaan di dalam dirinya. menemukan kedamaian di dalam dirinya. secara otomatis, pikiran buruk sampe perilaku jahat akan hilang dalam diri manusia itu. jika jumlah nya jutaan orang mengalami hal tersebut. maka satu kota akan memiliki sebuah getaran yang nyaman dan tingkat kriminalitas akan menurun dengan sendirinya. 
*
*
karena hidup selalu butuh uang dan lain lain. tetaplah rajin bekerja dan bergembira. semoga kita semua slamet dan bahagia. tetap jaga kesehatan juga kewarasan. jangan lupa tersenyum dan tertawa. terima kasih.
*
*
salam,
wuddha paing




Tidak ada komentar: