Senin, 03 Juni 2013

kembali memakai arloji

 
tadi siang sepulang beli sandal. ada pedagang cermin yang keliling pakai gerobak lewat depan rumah. sebetulnya tidak begitu perlu , tapi karena ingin memberi semangat kepada yang berjualan bahwa rejeki itu pasti ada.

maka aku memanggilnya, dia menawarkan cermin agak besar seharga 150ribu. akhirnya dia memberi harga 120ribu. saya beli satu.
kulihat air mukanya gembira sekali. dan kakakku perempuan juga ikut membeli satu bingkai foto agak besar untuk foto bung karno yang besar yang baru di cetaknya.

waktu dia mau melanjutkan keliling , dia berterima kasih sambil tersenyum.

bagi saya , seorang pedagang keliling . kalo menjelang makan siang ada yang beli dagangannya. semua keluh kesah berdagang ataupun masalah di pagi hari. bisa sejenak terobati. dan jikalaupun dia punya niat jahat , pasti sirna. karena ternyata rejeki dari allah masih ada. tentus aja lewat manusia.

hari ini aku banyak belanja. pagi hari mampir pasar alias mall, ganti sandal jepit baru seharga 50ribu. waktu sandal jepit yang baru mau dibungkus kasir . aku minta kasir melepas label mereknya dan kupakai langsung . dan sandal yang lama yang dibungkus.

nggak niat belanja, lihat celana jeans pengen. maklum aku sudah 3 tahun tidak belanja celana jeans. karena celana jeans lama kesayanganku sudah penisun karena pengabdiannya sejak 2009 , maka aku belanja satu . dan kebetulan merek favoritku ada diskon. bisa hemat 150ribu , ukuran 31 selalu pas untuk merek ini. kalo pakai ukuran 30 , nanti jadinya sangat pas , memang terlihat oke. hanya tidak nyaman untuk duduk bersila.

entah kenapa tiba2 ingat sudah hampir 7 bulan tidak pakai arloji . kebiasaanku kalo beli arloji harga murah , kalo baterainya habis, lalu kubuang. dan beli yang baru. kali ini mampir langganan . malah ditawari arloji seharga 280ribu, karena sudah kenal , aku di beri diskon , ya sudahlah . karena 2 tahun tidak mampir toko ini. maka aku beli sesuai harga pertemanan 175ribu rupiah.

hari ini beli arloji dan cermin . mungkin sudah waktunya memasang cermin dan memasang putaran waktu di lengan.

hari ini kembali memegang KTP. setelah satu tahun hidup tanpa KTP.
besok mau ke kantor bank. membuka rekening baru. setelah 3 tahun hidup tanpa rekening bank. tanpa ATM.

artinya salah satu praktik latihanku sudah selesai.

dalam 2 bulan ke depan , nilai nominalnya cukup untuk jalan2 backpaker keliling eropa . lha ini bukan uangku. titipan milik orang.

aku berimajinasi ( maafkan,,, mohon ijin berimajinasi )
kalo aku berani korupsi , bikin saja paspor dan visa. kabur jalan jalan ke paris, london, yunani dan disetiap kota harus making love . sehingga nanti bisa diketahui rasa perbedaannya dan bisa cerita sama kawan2. ini citarasa prancis, ini citarasa london , ini citarasa amsterdam dll.

para pejabat indonesia yg kaya raya bisa melakukan petualangan ini. tapi mungkin mereka takut sama istrinya. atau terlanjur tua dan sibuk. sehingga uangnya menumpuk tapi nggak bisa kemana mana. atau sudah kena penyakit jadi tidak kuat untuk bersafari.

lha kok jadi pikiran liar begini. hehe....
ingat tarik nafas.. kembali ke nafas,
prinsip Zorba the buddha , puncak kesenangan lahir / materialistik dan batin / spiritual yang menjadi satu.

ah... sudahlah. hidup ini isinya susah dan senang.
sebentar susah sebentar senang.

selamat malam kawan kawan.
aku bergembira untuk diriku sendiri
andapun sebaiknya bergembira untuk diri anda sendiri.

salam,
edy pekalongan

Tidak ada komentar: