Rabu, 13 Agustus 2014

#TOLAK kertas Rupiah NKRI yang ngawur


setahu saya nama negara kita yang resmi masih Republik Indonesia. di paspor dan KTP masih tertulis Republik Indonesia atau Republic of Indonesia. belum di ganti NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia ). bukti lain masih ada DPR RI , MPR RI , Kepolisian RI , Presiden RI.
*
*
tapi ada pihak pihak yang sengaja menyebut peringatan kemerdekaan 17 agustus sebagai memperangati proklamasi kemerdekaan NKRI.  ini sangat ngawur,  saya paham, karena tujuannya ingin mensukseskan agenda uang NKRI yang rencananya akan di terbitkan pada 17 agustus 2014.
*
*

pada masa negara kita masih berdaulat , nama uang rupiah kita tertera nama negara sebagai penerbitnya . ada uang kertas satu rupiah " republik Indonesia " di tanda tangani mentri keuangan, tanpa campur tangan bank swasta.
*
*

lalu ada masa ketika negara kita separo berdaulat , nama uang rupiah kita tertera nama " Bank Indonesia " . di tanda tangani oleh gubenur bank Indonesia dan deputi yang masih menjadi bawahan presiden. waktu itu separo swasta, separo milik negara. saat itu nasabah di bank, dananya masih di jamin oleh Bank Indonesia.
*
*

lalu ada masa ketika negara tidak lagi berdaulat , yaitu saat Gubenur bank indonesia bukan lagi pejabat negara dan bawahan presiden. tidak wajib lapor presiden apalagi DPR. karena Bank Indonesia murni milik swasta, maka nasabah di bank , dananya di jamin oleh LPS ( lembaga penjamin simpanan ) bukan lagi oleh Bank Indonesia. karena bank indonesia murni swasta , walopun boleh menerbitkan uang rupiah.
*
*
lalu tahun 2014. ketika  2014 , status Bank Indonesia yang murni swasta dan anehnya , statusnya belum di ubah dan masih boleh menjadi Bank Central dan mengatur mata uang rupiah. hanya  tidak lagi di perbolehkan mencantumkan namanya di uang rupiah . maka harus di pikirkan nama baru .

*
*

Lihatlah di uang kertas semua negara di dunia, penerbit uang kertas itu pasti namanya akan tercantum di kertas uangnya, misalnya pada ringgit " Bank negara malaysia " ada  di UK , uangnya tertera " the Royal Bank of Scotland plc " atau " bank of england " . di irlandia tertera " allied IRISH bank Limited " atau : bank Of Irland ". di amerika serikat  " the United state of america ".

*
*

sejarah uang kertas di jawa , dimulai dari penerbitan uang kertas di masa belanda, tertera " Nederlandsch Indie munbiljet " sebagai penerbitnya. lalu berganti " De Javasche bank ". lalu berganti " De Japansche regeering " . lalu indonesia merdeka uang rupiah tertera " Republik Indonesia " . lalu di masa RIS , uang kertas tertera " Republik Indonesia Serikat ", lalu tertera kembali " Bank Indonesia " sampe saat ini. dan Bank Indonesia sesungguhnya adalah nama baru dari " De Javasche Bank " . yaitu bank swasta di masa pemerintaan Netherland indie.
*
*
jadi siapapun yang punya dana, maka dialah yang menerbitkan uang kertas. setiap uang kertas dimasa lalu yang di cetak harus dijamin dengan sejumlah emas batangan di bungker bank penerbit sejumlah setara. tapi anehnya kita atau DPR atau MPR tidak pernah mengecek atau melihat jumlah cadangan emas di bungker bank Indonesia.
*
*
jadi nama yang tertera di uang kertas, bukan asal asalan. tapi menunjukkan pihak yang menerbitkan uang tersebut, karena dia yang punya dana emas di bungker bank central.  nilai rupiah menjadi anjlok dan semakin turun , semenjak negara memperbolehkan bank Indonesia mencetak uang kertas tanpa di jamin emas yang setara.  jika jumlah uang kertas di bank  1 triliyun , maka di bungker bank harus tersedia emas dan batu mulia yang nilainya satu triliyun. maka jika bank bangkrut , dana nasabah bisa di kembalikan seutuhnya.
*
*
awalnya seperti itu, namun kelicikan membuat aturan menyebabkan. uang kertas di cetak penerbit uang , yaitu pihak yang namanya tertera di uang kertas , tanpa jaminan emas yang setara. dan semua pakar ekonomi , profesor ekonomi , ahli keuangan diam saja. pura pura bodoh.
*
*
sejarah awalnya , semua perdagangan di dunia sampe awal abad ke 20 , seribu tahun menggunakan koin emas yang di terbitkan kerajaan. di asia ,semua kerajaan masih memakai uang emas. dan perdagangan dengan kerajaan di eropa juga dengan koin emas.  maka nilainya stabil.  tapi menjadi keberuntungan bagi kerajaan di nusantara yang punya tambang emas, kerajaan dengan mudah mencetak uang emas sebanyak yang dia mau, tinggal menambang . kekayaan negara melonjak drastis. tidak perlu harus berdagang jual beras 5 kapal dan pulang membawa 2 karung koin emas dari bangsa lain.
*
*
kerajaan di eropa yang menjadi kurang maju.  karena selalu menyetor uang emasnya ke asia untuk di tukar dengan barang dan rempah rempah. dan asia menjadi kaya raya selama ratusan tahun dari hasil berdagang dengan bangsa asing,  uang emas mereka mengalir masuk ke kas kerajaan, belum di tambah tambang emas milik kerajaan.
*
*
muncul rasa iri , menyebabkan bangsa eropa mengobarkan [erang untuk menjarah nusantara, kerajaan yang di kalahkan, uang emasnya di rampas, lalu komoditas perdagangannya juga di kuasai. tenaga pribumi di upah murah. dari dana ini mereka membangun kota kota mewah di eropa selama 200 tahun lebih. dari kemakmuran hasil menjarah , mereka membiayai pendidikan , punya waktu mengembangkan kebudayaan sementara bangsa lain di tindas.
*
*
ide gagasan uang kertas di nusantara , untuk menggantikan koin emas. maka penerbit uang kertas harus punya uang emas yang setara di banknya. kalau kalau pemilik uang kertas ingin menukarkan kembali uang kertasnya dengan uang koin emas.
*
*
tata kelola dunia berubah, perang dunia meletus, negara yang kalah semua hartanya menjadi milik bangsa pemenang. itu hukum perang. maka setiap kali ganti kekuasaan uang kertas baru di cetak. agar nilai uang kertas lama milik penguasa lama musnah dan harta jaminan dari koin emas yang disimpan tidak bisa di cairkan, dan disita penguasa baru. yang menerbitkan uang baru dengan jaminan uang emas sitaan.
*
*
maka selama pendudukan NAZI di eropa , banyak bungker-2 emas milik kerajaan di eropa di sita. lalu seluruh negara menggempur NAZi dan harta emas rampasan milik naxi yang di ketemukan menjadi milik pasukan yang mengalahkannya.  itulah kenapa setelah perang dunia ke dua, ekonomi bangsa bangsa di eropa dan amerika maju. mereka dapat suntikan dana koin emas / emas batangan dari hasil rampasan milik bangsa lain,  untuk mencetak uang baru.
*
*
sampe tata ekonomi dunia baru dikenalkan, yaitu rupiah tidak lagi bersandar pada nilai emas yang penuh. tapi jaminan emas boleh dikurangi , di syahkan undang undang. bank boleh mencetak satu triliyun boleh di jamin koin emas / emas di bungke rmereka setengah triliyun, sisanya dijamin dengan utang dollar amerika dari bank lain.
*
*
waktu dollar amerika masih di cetak dengan jaminan emas, maka dollar adalah mata uang yang baik. tapi dollar amerika juga mulai di cetak tanpa di jamin uang emas. inilah asal mula. nilai tukar mata uang rupiah anjlok . dan bergulir sampe dengan saat ini.
*
*
lihat di uang kertas , nama yang tertera di sana itulah penerbit dan penyandang dananya.
lalu 17 agustus 2014 . akan di cetak uang rupiah baru . oleh pemerintahan yang sudah akan turun. dengan bekerjasama dengan bank swasta yaitu Bank Indonesia. nama uang terrsebut rencananya adalah ' Negara Kesatuan Republik Indonesia " atau NKRI.
tapi sebentar ...
sebentar....
nama resmi negara kita itu Republik Indonesia. bukan NKRI.
*
*
NKRI juga bukan nama bank , bukan nama lembaga keuangan. lalu siapa NKRI ? di ASEAN tidak ada nama negara NKRI. di PBB tidak ada terdaftar nama negara NKRI. di paspor kita masih Republik Indonesia.
*
*
secara Hukum , NKRI itu siapa ? kok punya duit untuk menerbitkan uang baru.  ini sungguh konyol. saya paham sekali tidak mungkin nama uang baru diberi nama " republik Indonesia " karena artinya penerbitnya negara kita. dan negara kita tidak punya dana, dan utang luar negerinya segunung . masih punya tanggungan kepada rentenir dunia. dan menyetor dana bunga kepada rentenir dunia setiap satu periode. beruntung sekali orang-2 eropa yang menjadi rentenir dunia yang memberi hutang kepada indonesia. setiap satu periode, dia cukup duduk manis dan menerima setoran bunga hutang dari negara indonesia. dari uang rakyat indonesia. padahal yang tanda tangan hutang adalah presiden. dan presiden tidak minta ijin rakyat, tidak konfrensi press minta ijin mau utang luar negri kepada rentenir dengan bunga sekian.
*
*
tidak apa apa. kita di tipu mentah mentah, oleh pemerintahan SBY yang akan turun beberapa bulan lagi. mentri keuangannya akan dipakai tanda tangannya di Uang NKRI bersama bank indonesia yang akan di luncurkan pada 17 agustus ini.
*
*
jika ini di tunda sampe desember saja. maka tanda tangan mentri keuangan yang akan turun tersebut tidak laku. harus tanda tangan mentri keuangan dari kabinet presiden yang baru. ini sungguh aneh, dimasa transisi ada pihak mau menerbitkan uang baru di tandatangani pejabat yang sebulan lagi mau pensiun.
*
*
anehnya tidak ada pakar ekonomi yang resah, semua orang di universitas tenang tenang saja. padahal nama tertera di uang rupiah yang baru adalah negara fiktif alias imajinasi. tidak ada negara yang namanya NKRI , tidak ada bank yang bernama NKRI. artinya uang tersebut di terbitkan oleh Negara Boneka Fiktif yang bernama NKRI ,  yaitu gabungan antara Republik Indonesia khususnya pejabat di masa SBY . dan Bank swasta yaitu Bank Indonesia.
*
*
 diseluruh dunia ini, anda akan di tertawakan jika ada uang kertas negara merdeka Republik Indonesia di terbitkan oleh NKRI , sesuatu yang bukan bank , bukan negara. tidak ada jaminan hukum resmi. dimana kantor NKRI ?. . ini lucu sekali.
*
*
sepanjang sejarah uang kertas di jawa, penerbit uang kertasnya jelas. di tahun 2014. ini penerbitnya penuh misteri yaitu  " NKRI ". makanya opini masyarakat di giring agar setuju dan diam saja kalau  indonesia pada acara resmi disebut NKRI. padahal di KTP , paspor , di nama lembaga negara . semuanya masih Republik Indonesia ( republic of Indonesia )  . bukan Negara Kesatuan Republik Indonesia ( UNITED State of Republic of Indonesia ).
*
*
maka uang NKRI harus di TOLAK.
satu alasan yang pokok, status Presiden Republik Indonesia 2014 - 2019 masih dalam sengketa Pemilu 2014. jadi Pemerintahan SBY terutama mentri keuangan yang menandatangani uang kertas NKRI , adalah pejabat yang akan turun sebulan lagi. Sungguh Lucu. ini sama saja, Presiden yang baru dan mentri keuangan yang baru akan menerima getahnya saja. dan lucunya juga APBN 2015 , di bahas oleh Presiden dan mentri yang mau turun. sungguh keterlaluan.
*

informasi dari kawan, nilainya rupiah tetap sama.
*
 ini musibah atau berkah. semoga kita selamat.
*
*

salam,
Wuddha Paing
alias Edy Pekalongan

Tidak ada komentar: