Sabtu, 25 Februari 2012

Relaksasi Pelajar 2012

sabtu sore ini . langit agak mendung namun matahari bersinar cukup terik. ketika saya memandang angkasa dari depan sebuah kelas di sebuah sekolah menengah atas yang bernuansa islam di kota pekalongan. saat ini saya berada dalam sebuah kegiatan refleksi / perenungan dan pemantapan mental siswa kelas 3 sma yang akan menghadapi ujian nasional 2012.

saya kebagian tugas dari pihak sekolah , di minta memberikan terapi relaksasi.
untuk menetralisir stres yang di hadapi siswa.

ketika waktu yang di sediakan oleh pihak panitia sekolah diberikan kepada saya. waktu menunjukkan pukul 16. 30 wib. saya masuk ke dalam kelas yang tidak terlalu luas tapi cukup memadai . menyapa remaja putri yang duduk bersila di atas karpet merah yang di gelar di lantai dengan formasi huruf U yang telah saya tata 40 menit yang lalu bersama seorang teman yang sejak 2 tahun lalu membantu saya melakukan kegiatan semacam ini.


bagi orang yang berada di luar ruangan , di dekat lapangan basket sekolah .mungkin akan terkejut mendengar para siswa yang berteriak . Hah... lalu tertawa... . lalu berteriak lagi. hah... . saya sedang melakukan terapi awal relaksasi yang saya sebut terapi Hah...

tarik nafas . kepalkan jari jemari tangan tangan . buang nafas sambil berteriak dan merenggangkan tangan dan jari jemari lalu bersuara: Hah...

kali ini suasana agak berbeda. mungkin karena para siswa ini tidak memakai seragam sekolah . mereka memakai pakaian biasa. sehingga remaja usia 17 -an tahun ini terasa sudah seperti mahasiswi saja. asisten saya mengatakan banyak dari remaja putri ini berparas cantik jelita. saya setuju dan memang dari seratus tiga puluh remaja putri yang akan saya bantu melakukan terapi relaksasi ini. cukup banyak yang berparas cantik dengan hidung mancung .


setelah terapi hah.. mereka perlahan lahan saya bimbing dalam posisi duduk santai bersila. perlahan melakukan visualisasi kreatif . ini adalah salah satu bentuk meditasi sederhana yang saya kembangkan beberapa tahun yang lalu dan saya sesuaikan. kemudian saya beri nama terapi relaksasi.

namun sebenarnya ini adalah sebuah meditasi cinta kasih ala edy pekalongan, tanpa doa dan tanpa mantra . yang tujuannya adalah pelepasan stres dan menjernihkan pikiran serta pengembangan kedamaian di dalam diri. ketika merreka meletakkan kedua tangannya di dada. mereka saya pandu untuk berkomunikasi dengan jiwanya sendiri

" saya menerima segala macam suka dan duka dalam hidup saya. hatiku seluas samudra. kuat tenang damai "



mereka saya pandu melepaskan kecemasan ,ketakutan . selain itu saya pandu menyelaraskan hubungan perasaannya dengan orang tua, keluarganya , teman dan guru di sekolah. dengan cara mengirimkan visualisasi kelopak kelopak mawar dari dada mereka menuju orang orang yang di maksud.

kelopak kelopak mawar yang di visualisasikan keluar dari dada mereka ini,berterbangan banyak sekali menuju tempat yang di tuju . termasuk kepada orang orang yang memusuhi mereka , pernah menyakiti hati mereka.

terakhir saya selalu meminta mereka mengirimkan visualisai kelopak mawar yang berjumlah banyak keluar dari dada mereka untuk terkirim kesetiap jengkal lokasi rumahnya. sebagai bentuk pengiriman energi cinta kasih dan memberkati rumah masing masing . dan tentu saja . kota pekalongan kebagian pengiriman energi cinta kasih berupa visualisasi kelopak kelopak mawar yang berjumlah banyak berterbangan memenuhi seluruh penjuru kota .

sampai waktu terapi relaksasi selesai. saya menyapa kembali mereka yang membuka mata dari duduk bersila. saya terbiasa menanyakan kondisi keadaan mereka. sebagian besar merasa lebih nyaman . dan paling banyak adalah kesemutan karena duduk bersila. maklum anak anak sekolah sekarang terbiasa duduk di kursi sehingga ketika duduk bersila 30 menit saja mereka mengeluh kesemutan.


ini adalah kegiatan tahun ke empat . tahun pertama adalah tahun 2009 . ketika pertama kali saya mengajukan proposal kegitan sosial terapi relaksasi untuk siswa sekolah dengan biaya seribu rupiah. tanpa sponsor . hanya sendiri saja. saya ingat seminggu sebelum acara pertama memandu pelajar melakukan relaksasi dengan meditasi. saya bermimpi berjumpa lelaki kribo dari india : Sai Baba. beliau memberi pesan dan sebuah inisiasi ilmu penyembuhan dengan telapak tangan yang saya sebut di kemudian hari : Terapi Tapak usodo. padahal waktu itu saya bukan penggemar dan tidak tahu banyak siapa sai baba. sekarang dia sudah almarhum.

tahun ini biayanya dua ribu rupiah per siswa yang ikut terapi relaksasi. mungkin anda tertawa mendengarnya. karena kecing di toilet SPBU harus bayar seribu rupiah. masak ada terapi bayarnya dua ribu rupiah ? dan saya jawab .memang ada.

kalau cuma resiko dianggap tidak wajar , agak nyeleneh . itu sudah tidak saya anggap. karena sejak 2008 saya melihat masyarakat kita mengalami krisis kepercayaan. tidak percaya kalo di sekitarnya masih ada orang baik. orang jujur masih ada.

awal mula kegiatan kegiatan sosial saya adakan di awal 2009 adalah hanya ingin bilang " orang baik masih ada " tapi lewat perbuatan bukan hanya kata kata. sehingga dalam pikiran mereka yang saya bantu akan muncul optimisme bahwa jaman memang sudah edan tapi semangat untuk tetap menjadi baik dan jujur harus tetap di pakai di jaman edan ini.

jadi ingat awal januari yang lalu . seorang keponakan perempuan berusia 24 tahun . dia di diagnosa dokter menderita gejala TBC dan hasil uji lab adalah postif . setelah 2 bulan berobat tidak ada perubahan. mahlum berobat pakai kartu warga miskin . mana ada obatnya manjur. malah bertambah buruk dan kurus kering.

keponakan saya datang bersama ibunya . ibunya menaggil ayah saya paman. sedangkan keponakan saya memanggil ayah/ ibu saya dengan sebutan mbah. sehingga dimata yang sakit saya adalah pamannya. yang sakit ini sudah memiliki anak berusia 4 tahun. diajak pula datang ke rumah. artinya anaknya keponakan akan memanggil saya dengan sebutan mbah . karena anak kecil ini secara garis adalah cucu saya.

saya memberi terapi prana kepada dia selama 3 kali. tentu saja gratis . pada terapi ketiga, dinyatakan oleh dokter hasil laboratorium. TBC nya negatif. dan setelah terapi kelima , dia merasa lebih sehat dan sudah tidak batuk batuk lagi . nafsu makan sudah pulih . 2 minggu yang lalu saya dapat kiriman dari dia satu bungkus camilan . berupa keripik singkong setengah kilo dan roti kering satu plastik untuk menemani saya minum kopi sambil menulis di depan komputer.



kalo di nalar pakai logika dokter , apa iya cuma terapi prana dan air mineral . kok pemulihan kesehatannya begitu cepat ? apalagi tidak bayar , gratisan. tapi itu nyata. dan 3 tahun yang lalu saya pernah memberi terapi prana kepada salah satu wanita penderita Asma dan TBC di kampung saya. satu tahun terapi gratis . setiap minggu satu kali.

pesan motivator terkenal " jangan putus asa " tapi dia yang berkata begitu hanya berkata . aksi nyata dia, saya belum melihat. pemimpin kita juga banyak seperti itu . sehingga saat ini rakyat kita kehilangan kepercayaan kepada pemimpinnya. dianggap orang baik sudah tidak ada. saya menganggap negara kita ini krisis orang baik . kalo orang pinter dan berijasah luar negeri . itu banyak di negeri ini. apalagi orang licik , lebih banyak lagi.

laporan pertama kegiatan saya di 2009 , saya tulis di salah satu milis  dan sejak itu setiap tahun saya tulis di milis untuk berbagi kepada teman teman. karena nasehat salah satu anggota milis yang saya ikuti ketika kopi darat tahun 2008 kepada saya. masih saya ingat . bahwa " mas edy , jangan lupa posting kegitanmu yang positif ke milis . persoalan kegiatanmu itu di anggap aneh atau tidak penting , itu nomer sekian. tulis saja dan berbagi . "


ternyata semangat berbagi ini ,saya baru tahu ada komunitas di internet yang disebut "akademi berbagi " . bisa anda cari di google. kelihatannya menarik dan saya mendaftar jadi member tapi belum tahu mau ngapain . tapi ini tanda orang orang kecil sudah merevolusi dirinya sendiri .tanpa menunggu pemerintah . karena sejatinya tanpa pemerintah kita juga biasa. rakyat kita jiwanya terlalu dilemahkan, sehingga mengganggap tanpa pemerintah tidak berdaya. minggu depan giliran sekitar seratus pelajar lelaki sma yang sama , menunggu untuk kembali saya sapa, dan akan berteriak keras : Hah...


saya dan asisten berfoto dengan para pelajar

saya biasa berfoto dengan mereka yang selesai melakukan kegiatan relaksasi untuk mengetahui aura mereka setelah menjalani terapi relaksasi. ternyata hasilnya cerah ceria.


semoga tidak ada halangan.
sekian dulu laporan kegiatan sore ini.

salam,
edy pekalongan

Tidak ada komentar: