Selasa, 10 Januari 2012

intisari : Herman Hesse Novel



buku kategori : novel

judul : "sidharta "
karya : Herman hesse
terbit tahun 1922 .

herman hesse meraih penghargaan Nobel sastra di tahun 1946. penulis kelahiran jerman ini adalah sahabat dan teman diskusi dari Carl Gustav Jung, seorang ahli psiko analisis dan salah satu tokoh abad 20 yang karyanya terkenal di bidang psikologi .

novel ini saya baca pertama kali di tahun 2010 . saya dapatkan di kios buku bekas , di terbitkan oleh penerbit jejak - jogja. terbitan tahun 2007. yang merupakan terjemahan dari Novel Sidharta dalam edisi bahasa inggris yang di terbitkan tahun 2000 di amerika serikat.

novel ini bercerita tentang seorang pemuda bernama sidharta, anak seorang bhahmana yang hidup di masa sang budha gautama masih hidup , dengan latar belakang kisah di wilayah india sekitar 500 tahun sebelum masehi .

pemuda ini mencari pelajaran spiritual sampai bertemu sang budha gotama dan para muritnya . namun dia sendiri tidak berguru kepada sang budha gotama tapi memilih melanjutkan pengembaraannya sendiri untuk menemukan pencerahan.

setelah lelah menjadi seorang pertapa , dia mengakhiri jalan pertapaannya dan belajar menjadi pedagang dari seorang sodagar sekaligus belajar seni bercinta dari seorang pelacur wanita yang kaya raya.

setelah bekerja mengurusi bisnis dan kekayaan dia dapatkan ,lalu puncak kenikmatan sex dia dapatkan . dia ternyata tidak puas. dan akhirnya meninggalkan itu semua dalam depresi . berjalan mengembara lagi tanpa harta. dan akhirnya bertemu seorang tukang sampan , yang menyebrangkan orang dari satu tepi sungai ke tepi lainnya . dia lalu bekerja sebagai seorang tukang sampan . dari tukang sampan bernama Vasudewa , dia belajar makna kehidupan dari sungai . aliran sungai mengajarkan banyak hal dalam perenungannya .

novel ini sangat kental filsafat timurnya . kemungkinan besar penulis buku ini sudah banyak membaca literatur ajaran veda dan ajaran budha , karena dalam novel ini pemuda bernama sidharta , pandangan hidupnya sangat kental dengan filsafat veda dan ajaran spiritual budha. yaitu tahapan berlatih spiritual untuk mencapai pencerahan harus melewati alam nafsu atau kamadhatu . seseorang yang belum pernah bersenang senang dan menikmati puncak kesenangan dunia yaitu sex , tidak akan maju dalam belajar spiritual. karena latihan spiritual adalah mengolah kepuasan batin bukan sekedar kepuasan tubuh dan panca indra.
itulah pesan dalam novel ini yang akan bermuara pada sebuah pepatah dunia timur yang sangat populer yaitu : "kenali dirimu sendiri "

semoga uraian ini ada manfaatnya .
salam,
edy pekalongan

Tidak ada komentar: